Wabup Sumenep Tegaskan Pramuka Tak Boleh Sekadar Seremonial, Harus Hadir dengan Aksi Nyata

- Penulis

Kamis, 10 September 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim (kiri) bersama pengurus Pramuka

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim (kiri) bersama pengurus Pramuka

Wabup Sumenep Tegaskan Pramuka Tak Boleh Sekadar Seremonial, Harus Hadir dengan Aksi Nyata

LIMADETIK.COM, SUMENEP — Gerakan Pramuka di Kabupaten Sumenep diminta tidak terjebak pada rutinitas organisasi dan kegiatan seremonial. Di tengah berbagai persoalan masyarakat, Pramuka dituntut turun langsung melalui aksi nyata yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

Pesan tegas itu disampaikan Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, SH, MH, saat memimpin Apel Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Sumenep, Kamis (10/9/2026).

Menurut Imam Hasyim, Pramuka memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Nilai kedisiplinan, kemandirian, kepedulian dan semangat gotong royong tidak cukup hanya diajarkan dalam kegiatan kepramukaan, tetapi harus diwujudkan melalui pengabdian di tengah masyarakat.

Baca Juga  Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong, Pj Kades Apresiasi Gerak Cepat Polisi: “Jangan Tebang Pilih”

“Gerakan Pramuka harus hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang memberi manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai bidang.” ujar Wabup.

Ia menyebut ruang pengabdian Pramuka sangat luas. Tidak hanya pada sektor pendidikan dan kepemudaan, tetapi juga dapat bergerak di bidang sosial, lingkungan, ketahanan pangan, kebencanaan, kesehatan hingga pemberdayaan masyarakat.

Imam Hasyim menegaskan, kekuatan Gerakan Pramuka tidak semata-mata diukur dari banyaknya anggota. Potensi besar tersebut harus mampu dikonversi menjadi kekuatan sosial yang hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan.

“Pramuka memiliki potensi besar sebagai kekuatan sosial. Karena itu, setiap kegiatan harus memberi dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.” tegas Wabup Imam.

Baca Juga  Kejari Sumenep Hentikan Penuntutan Dua Tersangka Lewat Keadilan Restoratif

Jangan Berjalan Sendiri

Untuk memperluas manfaat pengabdian, jajaran Gerakan Pramuka Sumenep juga diminta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.

Menurut Imam Hasyim, kolaborasi menjadi penting agar program dan kegiatan Pramuka tidak berjalan sendiri, tetapi mampu merespons kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan tepat.

Dengan kerja bersama, Pramuka diharapkan tidak hanya dikenal sebagai organisasi pendidikan nonformal bagi generasi muda, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Perkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah serta masyarakat. Dengan cara itu, Pramuka akan semakin relevan dan mampu menjawab tantangan zaman.” kata Wabup Sumenep.

Baca Juga  UNESA Perkuat Sinergi dengan DPRD, KPU, hingga SMSI untuk Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen mendukung pengembangan Gerakan Pramuka sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang berkarakter, mandiri dan produktif.

Momentum Hari Pramuka ke-65, kata dia, harus menjadi pengingat bahwa semangat pengabdian tidak boleh berhenti di lapangan apel atau kegiatan organisasi. Semangat tersebut harus diterjemahkan menjadi gerakan yang benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat.

“Pemkab Sumenep berkomitmen mendukung Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda berkarakter serta memberi pengabdian terbaik bagi pembangunan daerah.” pungkas Wabup.

Dengan demikian, Pramuka Sumenep diharapkan semakin dekat dengan masyarakat, peka terhadap persoalan di sekitarnya, serta mampu menghadirkan perubahan melalui aksi-aksi konkret.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merpati Gingging Punya Nama hingga Nasional, Pemkab Sumenep Didorong Gelar Kontes Resmi
Soal Dugaan Penggelapan Kapal, Sulaisi Sebut Argumentasi Hukum Kurniadi Ngawur dan Menyesatkan
Festival Banjari Piala DRT The Big Family Meriahkan Hari Santri, Gus Khoiron Siap Hadir di Rubaru
Diskominfo Sumenep Bekali Siswa Cegah Penipuan Digital Lewat Gerakan “Jeda Sebelum Klik”
Ketua DPRD Sumenep Soroti Etika Politik Alumni Pesantren: Jangan Sampai Salah Jadi Teladan
Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Pengawasan Anggaran Jadi Tantangan
Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Teken Persetujuan Bersama
Pimpin Apel Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Merpati Gingging Punya Nama hingga Nasional, Pemkab Sumenep Didorong Gelar Kontes Resmi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Soal Dugaan Penggelapan Kapal, Sulaisi Sebut Argumentasi Hukum Kurniadi Ngawur dan Menyesatkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Diskominfo Sumenep Bekali Siswa Cegah Penipuan Digital Lewat Gerakan “Jeda Sebelum Klik”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Ketua DPRD Sumenep Soroti Etika Politik Alumni Pesantren: Jangan Sampai Salah Jadi Teladan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Pengawasan Anggaran Jadi Tantangan

Berita Terbaru