Anggaran DD 2018 di Sumenep Naik Rp 7 Miliar

Ach. Masuni

SUMENEP, Limadetik.com – Kepala Dinas Pengembangan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Ahmad Masuni menyatakan anggaran Dana Desa (DD) tahun ini naik Rp 7 miliar dibandingkan 2017 lalu. Tahun 2017 anggaran DD Rp 271 miliar.

“Sedangkan untuk Anggaran Dana Desa (ADD) sama dengan tahun sebelumnya, yakni Rp 221 miliar,” kata Masyuni, Kamis (1/2/2018).

Bedanya, pengerjaan yang dananya berasal dari DD tidak boleh diborongkan, tetapi harus swakelola. Tujuannya agar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Pengerjaan paving misalnya, masyarakat desa bisa untuk mengerjakannya.

Hanya saja, bantuan yang berasal dari pemerintah pusat dan daerah ini tidak lagi difokuskan terhadap pembangunan infrastruktut desa sebagaimana 2017. Melainkan difokuskan terhadap beberapa hal yang dianggap penting dalam memajukan desa.

“Seperti BumDes (Badan Usaha Milik Desa). Kecuali pembangunan fisiknya belum selesai, bisa dilanjutkan. BumDes harus benar-benar dikelola dengan serius. BumDes sebagai tulang punggung ekonomi desa,” terangnya.

Kemudian bisa digunakan untuk embung desa. Apalagi, sambung mantan Kepala Dinas Pendidikan ini, akan ada bantuan mesin pompa air. Khususnya desa-desa langganan kekeringan.

Ada beberapa desa langganan kekeringan di Sumenep, diantaranya Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan dan sebegian desa yang ada di wilayah kepulauan. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here