BANJARMASIN, Limadetik.com — Dalam sepekan terakhir, beberapa media massa nasional berlomba-lomba membuat pemberitaan tentang keberhasilan pelari cepat Lalu Muhammad Zohri (18 tahun) dari Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seusai menjadi juara dunia junior lari 100 meter di Finlandia bahkan kini Zohri banjir hadiah dari berbagai pihak.
Namun tidak banyak pihak yang tahu bahwa di tanah Banua juga terdapat seorang atlet yang mengharumkan nama bangsa Indonesia dikancah Internasional. Atlet tersebut adalah karateka Fauzan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Pemilik nama lengkap Fauzan Noor (21 tahun), karateka dari Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI), memenangi kejuaraan kumite (perkelahian) karate versi Internasional Traditional Karate Federation (ITKF) di Praha, Republik Cheska, akhir 2017 hingga awal 2018 lalu.
Nama Fauzan sempat hilang tak terendus kabarnya, bahkan hadiah yag didapatkannya pun tak semujur Zohri.
Tapi setelah beberapa media lokal di Kalimantan Selatan mulai ramai-ramai mengekspose tentang Fauza, kini laki-laki yangtercatat sebagai juara dunia pada WASO World Championship mulai kebanjiran tawaran.
Mulai dari undangan sebagai bintang tamu di Televisi swasta, hingga mendapat undangan dari instansi seperti Pemerintah kota Banjarmasin, Korem 101 Antasari dan yang terbaru menjadi tamu spesial dirumah dinas Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Rachmat Mulyana, Kamis (19/7/2018) pagi.
Dalam perbincangan yang berlangsung di ruang tamu, orang nomor satu di Korp Bhayangkara Kalsel ink mengucapkan terima kasih kepada alumni SMAN 13 Banjarmasin itu, karena telah membawa harum nama Kota Banjarmasin hingga ke level internasional.
“Intinya Fauzan sudah membawa nama harum Indonesia pada umumnya dan khsusunya Kalsel,” ucap Kapolda.
Seperti tawaran kerja yang dilakukan oleh Gubernur Kalsel, Walikota Banjarmasin dan Danrem 101 Antasari terhadap anak ketiga buah hati dari pasangan Adnan Firdaus (60) dan Jamariyah (56), Rachmat Mulyana juga berharap Fauzan bisa menjadi anggota polri.
Bahkan kapolda langsung perintahkan Kapolresta Banjarmasin dan meminta Fauzan untuk melengkapi persyaratan serta foto copy sertifikat atas kejuaraan selama ini dimilikinya.
“Mudah mudahan saja upaya saya ini nanti bisa berikan persyaratan tersendiri dari pimpinan (Kapolri,red) atas prestasinya Fauzan ini,’’ ujar Rachmat.
Polisi berbintang dua itu bahkan meminta Fauzan memperagakan gerakan-gerakan karetanya saat berlaga di Ceko.
Dengan didampingi sang pelatih, aksi Fauzan buat kagum kapolda yang saat itu didampingi Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sumarto. (Edoz/yd)