SURABAYA, limadetik.com — Ketua Barikade Gus Dur Jawa Timur, Ahmad Arizal Menyikapi OTT KPK terhadap orang No.1 di Kabupaten Sidoarjo, kali pertama dan minggu kedua Tahun Baru 2020 ini kado pertama awal tahun bagi Masyarakat atau Warga Sidoarjo Jawa Timur agar supaya lebih hati hati dan intropeksi diri dimana Sidoarjo merupakan daerah yang lebih santri
“Dalam pembangunan di wilayah dan penataan kota jauh lebih baik daripada Kota Surabaya, maka kedepan Sidoarjo membutukan sosok pemuda yang enerjik punya visi kedepan lebih baik untuk menata kabupaten Sidoarjo dan memakmurkan serta mensejahterakan Masyarkat melalui pendidikan, lingkungan yang terhindar gengan air” kata Ketua Barikade Gus Dur Jatim, Ahmad Arizal, Rabu (8/1/2020).
Ahmad Arizal menegaskan masih banyak perkerja yang di Surabaya berasal dari Sidoarjo buktinya jelas setiap pagi dan sore di jalan macet yang dari arah Sidoarjo ke Surabaya kalau pagi terutama mulai dari Aloha sampai bundaran Waru yang menuju tol Waru, lalu arus balik dari Surabaya ke Sidoarjo terutama mulai pabrik paku sampai ke pasar gedangan.
“Saya pribadi juga salah satu warga Sidoarjo ikut prihatin atas ditangkapnya Bupati Sidoarjo H. Saiful Illah oleh KPK mari ini dijadikan pelajaran bagi kita semua terutama bagi pejabat mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Kelurahan/Desa sampai RT/RW yang betul-betul dari rakyat untuk rakyat” terangnya.
“Kami membutuhkan Pemimpin yang berani dan benar dalam melangkah, tidak mementingkan dirinya sendiri bahkan memperkaya diri” tambahnya.
Barikade Gus Dur Jatim tambah Ahmad Arizal menghimbau kepada seluruh masyakat Sidoarjo untuk bijak dan tepat dalam memilih pemimpin demi masa depan Kabupaten Sidoarjo agar Sidoarjo lebih hebaaat da bermartabat. (tnt/yd)