Scroll Untuk Membaca Artikel
Headline News

Bergaya di Jalan Raya Hingga Pamer Wajah Glowing, Emak emak Hedon Tolak Buka Masker di Depan Awak Media, Ada Apa?

×

Bergaya di Jalan Raya Hingga Pamer Wajah Glowing, Emak emak Hedon Tolak Buka Masker di Depan Awak Media, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini
Bergaya di Jalan Raya Hingga Pamer Wajah Glowing, Emak emak Hedon Tolak Buka Masker di Depan Awak Media, Ada Apa?
FOTO: Sejumlah emak emak yang viral saat berkendara tanp helm diberikan peringatan oleh Kasat Lantas Polres Sumenep

Bergaya di Jalan Raya Hingga Pamer Wajah Glowing, Emak emak Hedon Tolak Buka Masker di Depan Awak Media, Ada Apa?

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Pasca dipanggil ke kantor Pos Polisi Lalu Lintas (Polantas) Kota Sumenep 012 di Jalan Trunojoyo Kelurahan Bangselok, emak emak hedon yang pamer gaya di jalan raya dan videonya viral di media sosial (medsos) ogah buka masker di hadapan para awak media yang sedang meliput, Rabu (3/5/2023).

Puluhan emak emak yang diantaranya sudah berumur tersebut saat diberikan arahan dan nasehat oleh Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Alimuddin Nasution bersama Kasi Humas AKP Widiarti S, agar tidak mengulangi perbuatannya lagi tetap menolak membuka masker.

Kendati sejumlah wartawan meminta para emak emak ini untuk membuka maskernya agar nampak jelas saat disorot kamera sebagaimana pada video mereka yang kini viral, nampaknya tetap tidak dihiraukan dan beralasan sedang sakit flu.

“Tidak usah buka masker, sama aja mas. Jadi kemarin itu kita hanya sekedar gaya gayaan gitu, berkumpul bersama teman teman yang jauh jauh” jawab emak emak beralibi.

Begitu juga saat ditanya kelengkapan Surat Izin Mengemudi (SIM), para emak emak ini hanya sebagian kecil saja yang melakukannya (memperlihatkan SIM) kepada para wartawan.

“Saya ada ini mas” jawab salah satunya, dan tanpa diikuti emak emak yang lainnya.

Saat ditanya ada berapa jumlah anggota komunitas yang mereka beri nama Kendedes Zaman Now (ditulis sebelumnya Kendedes Now) yang kesemuanya tidak di satu tempat, melainkan di tempat yang berbeda.

“Tidak nentu (anggota) karena kita hanya ngumpul ngumpul saja bersama,karena ada teman kita yang baru datang dari Jakarta, ada yang dari Kepulauan, yang tetangga juga ada, semuanya adalah orang orang yang asalnya se kampung dengan kita” ucapnya.

Atas kejadian ini, para emak emak tersebut berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang sama, dan siap menerima sanksi maupun tindakan tegas dari pihak aparat kepolisian.

“Insya Allah tidak akan lagi kami lakukan hal yang sama, bersama teman teman lainnya. Semoga jadi pembelajaran bagi kami semua” ungkapnya.