Advertorial

Bupati Baddrut: Rasa Syukur Akan Membuat Hidup Seseorang Lebih Tentram

×

Bupati Baddrut: Rasa Syukur Akan Membuat Hidup Seseorang Lebih Tentram

Sebarkan artikel ini
Bupati Baddrut: Rasa Syukur Akan Membuat Hidup Seseorang Lebih Tentram
FOTO: Bupati Baddrut Tamam sampaikan pentingnya untuk bersyukur

PAMEKASAN, Limadetik.com – Rasa syukur kehadirat Allah SWT akan membuat hidup seseorang akan jauh lebih tentram. Sebab, semakin banyak kita bersyukur akan menjalani hidup ini, maka akan semakin tenang hidup di dunia.

Demikian Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam menyampaikan dalam satu kesemparan. Ia juga mengingatkan beberapa hal yang membuat hati tentram dan tenang dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Karena ketenangan jiwa hanya dapat diperoleh oleh orang-orang bersyukur.

“Banyak sekali orang melupakan nikmat Allah yang telah diberikan kepadanya, mereka hidup penuh dengan rasa gelisah lantaran melihat orang lain hidupnya lebih nyaman dengan segala fasilitas hidup yang didapat. Padahal, sehat adalah nikmat terbesar yang tidak bisa ditukar dengan segalanya” katanya, Jumat (27/5/2022).

Menurut orang di Kota Gerbang Salam itu, orang yang hidupnya selalu mengeluh atas apa yang terjadi kepadanya, mereka termasuk orang tidak bersyukur atas nikmat Allah. Bahkan, orang tersebut dipastikan tidak memiliki ilmu pengetahuan.

“Kita semua tahu, orang yang berilmu itu tidak mudah menyalahkan orang lain, orang yang mempunyai kedalaman syukur itu tidak mudah menyalahkan orang lain, karena demikian dia termasuk mengingkari kebesaran Allah” terang Bupati Baddrut.

Lebih lanjut Bupati murah senyum ini menyampaikan, seseorang hendaknya tidak pelit dalam memberikan senyuman kepada orang lain. Karena dengan senyum itulah dapat membuat orang lain senang, serta membuat atmosfer hidup tentram.

“Dimana dan Apa sulitnya tersenyum, bertemu dengan teman kita tebarkan senyum, jangan sampai bertemu dengan orang lain memperlihatkan wajah marah, sewot, itu tidak bagus. Kalau bertemu dengan orang yang wajahnya sewot, mereka berarti kurang bersyukur dalam menjalani hidup ini” ungkapnya.

Mas Tamam sapaan akrab Bupati muda ini menambahkan, setiap orang akan kembali kepada dzat yang maha rahim ketika nanti meninggal dunia dengan segala bekal yang dikerjakan selama hidup di muka bumi, makanya ia mengingatkan, selama hidup di dunia ini seyogyanya diisi dengan tindakan positif, serta tindakan yang bermanfaat kepada lingkungan sekitar.

“Ingatlah, hidup ini bukan soal gagah gagahan, karena menjadi aparatur sipil negara (ASN) lalu kemudia tindakannya berubah, bukan seperti itu. Bahkan, jabatan bupati ini saya jadikan sebagai alat pengabdian dan perjuangan,” tandasnya.

Oleh karenanya, Mas Tamam berharap, agar pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan. Karena tidak banyak orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Mari kita selalu bersyukur, kita digaji oleh negara. Kurang baik apa negara kepada kita, makanya jangan berpikir apa yang negara berikan kepada saya, tetapi berpikir kontribusi apa yang akan kita berikan kepada negara” tukasnya.