https://limadetik.com/

Bupati Bangkalan Himbau Masyarakat Tak Panik Sikapi Virus Corona

  • Bagikan
IMG 20200304 171852
Bupati Bangkalan R.Andul Latif Amin Imron

BANGKALAN, Limadetik.com – Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron menghimbau kepada seluruh masyarakat Bangkalan agar tidak panik menyikapi kehadiran virus Corona di Indonesia khususnya di Bangkalan.

Himbauan itu dilakukan lantaran dalam beberapa hari terakhir beredar kabar salah satu warga Bangkalan diduga terjangkit virus Corona setelah pulang dari Malaysia.

https://limadetik.com/

“Kami juga baru mendengar kemarin adanya kemungkinan terjangkit virus Corona karena ada beberapa warga yang datang dari luar negeri,” kata Ra Latif, sapaan akrab Bupati Bangkalan usai menghadiri kajian Budaya yang diadakan oleh Laskar Cakraningrat, Rabu (4/3/2020).

Ra Latif mengatakan, kabar adanya warga Bangkalan yang terjangkit itu masih sebatas dugaan karena baru datang dari luar negeri yang kemungkinan juga sudah dimasuki virus menular itu.

“Ini masih dicurigai, belum positif mereka terdampak virus Corona. Oleh karena itu, kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik menyikapi virus ini,” lanjutnya.

Ketua DPC PPP Bangkalan itu juga mengatakan, pihaknya akan melakukan observasi terkait dugaan warga terjangkit virus yang berasal dari China itu.

“Selain itu, pihak rumah sakit juga sudah menyiapkan ruang isolasi atau penanganan untuk penderita virus itu,” katanya.

Namun meski segala antisipasi secara medis sudah disiapkan, Ra Latif tetap berharap masyarakat Bangkalan tidak ada yang terjangkit virus Corona itu.

“Mudah-mudahan masyarakat Bangkalan tidak ada yang terkena virus ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Sudiyo menyampaikan, jika ada tiga Warga Bangkalan yang baru pulang dari Malaysia dan China.

Dua warga tersebut atas nama Badriyah (29) dan anaknya Muhammad Faqih (5) yakni dari Malaysia. Namun, selama pemeriksaan kepada keduanya, pihak dinkes tidak menemukan gejala Corona.

Sementara satu orang warga yang baru saja datang dari Negara China, tidak disebutkan namanya karena takut menimbulkan kepanikan.

“Kami akan pantau terus, untuk warga yang baru datang dari China tidak bisa saya sebutkan agar tidak menimbulkan kepanikan,” imbuhnya

Reporter: Wahyudi

Editor     : Yudi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan