https://limadetik.com/

Cara Mas Tamam Tumbuhkan Ekonomi Rakyat, Wajibkan OPD Beli Produk UMKM

Penulis: Adv/ArifEditor: Wahyu
  • Bagikan
Cara Mas Tamam Tumbuhkan Ekonomi Rakyat, Wajibkan OPD Beli Produk UMKM
FOTO: Mas Tamam dalam satu acara

PAMEKASAN, Limadetik.com – Bupati Pamekasan, Baddrut Taman menunjukkan keseriusannya dalam membela para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat berkeadilan di wilayah yang dipimpinnya. Bupati pun mewajibkan Organisasi Perangkat Daerah atau OPD beli Produk UMKM.

Pasalnya, Mas Tamam sapaan akrab Bupati muda ini mewajibkan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan membeli produk UMKM untuk konsumsi rapat dan kegiatan lain agar uang atau anggaran dapat dinikmati masyarakat bumi Gerbang Salam.

https://limadetik.com/

“Jadi uang itu tidak lari ke luar, dinikmati langsung oleh rakyat. Ini salah satu bentuk pembelaan saya kepada para pelaku UMKM agar ekonomi masyarakat bangkit,” ungkapnya, Kamis (28/4/2022).

Menurut mas Tamam, selama ini segala kegiatan di lingkungan Pemkab Pamekasan menggunakan konsumsi produksi UMKM. Seperti pokak atau jenis minuman produksi lokal lainnya, serta makanan ringan yang diproduksi masyarakat. Sehingga APBD untuk pembelian konsumsi tidak bocor ke luar daerah.

“Selama bulan ramadhan saja, kegiatan silaturrahim di setiap kecamatan menggunakan konsumsi yang diproduksi masyarakat sekitar, termasuk pula kegiatan vaksinasi berhadiah sebelum bulan ramadhan yang sama-sama memanfaatkan produk UMKM untuk konsumsi di tempat pelaksanaan hingga bingkisan untuk masyarakat yang ikut vaksin. Serta kegiatan lain di lingkungan Pemkab Pamekasan harus menggunakan konsumsi produk masyarakat. Hal ini tidak ada maksud lain kecuali untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” ,” kata mantan aktifis PMII Jatim tersebut.

Menurut mas Tamam, pembelian konsumsi hasil produksi masyarakat tersebut sebagai wujud komitmen Pemkab menumbuhkan ekonomi dari bawah tindak lanjut dari program sepuluh ribu pengusaha baru (sapu tangan biru) dengan strategi desa tematik.

Program ini, tegas dia akan terus digalakkan hingga benar-benar terwujud 10 ribu pengusaha baru di Pamekasan yang ditargetkan terlaksana secara keseluruhan pada tahun 2023. Karena program itu tidak hanya melatih masyarakat, tetapi juga memberi bantuan alat produksi, bantuan modal dengan modal nol persen, hingga fasilitasi pemasarannya, baik online maupun offline.

“Bunga pinjaman nol persen itu sungguh tidak bank able. Yang ada hanya di Pamekasan dan Tiongkok, makanya ayo manfaatkan program ini, ayo berwirausaha, kami siap melatih sesuai keinginan masyarakat,” tandasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan