UA-110482044-1, G-W7VVX1GT8W

Islam dalam Balutan Piala Dunia Qatar 2022

Islam dalam Balutan Piala Dunia Qatar 2022
FOTO: Mauzun

Oleh : Mauzun
Anggota Forum Ketiga Network/Pegiat Literasi Perempuan

_____________________________

Qatar menjadi negara Islam pertama yang didapuk sebagai tuan rumah FIFA Wolrd Cup 2022. Penunjukan Qatar sebagai tuan rumah hajatan sepak bola akbar ini sudah sejak 2010.

Negara Islam ini mendapatkan voting terbanyak dalam pemungutan suara 22 anggota eksekutif FIFA. Bahkan, Qatar berhasil mengalahkan empat negara yang menjadi pesaingnya, yakni Amerika Serikat, Korean Selatan, Jepang, dan Australia.

Kemenangannya ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Qatar. Namun uniknya, meskipun Qatar didapuk sebagai tuan rumah Piala Dunia, tak menjadikannya lupa akan identitasnya sebagai negara Islam. Pemerintah Qatar membalut ajang FIFA Wolrd Cup 2022 dengan syiar-syiar Islam yang begitu kreatif.

Hal tersebut tentunya menjadi sebuah tindakan yang sangat solutif. Mengingat Islam sering kali dianggap agama radikal oleh mayoritas orang. Bahkan, oknum-oknum tertentu tak segan menganggap agama Allah ini sebagai sarang terorisme. Sehingga citra Islam di mata dunia menjadi sangat tercemar.

Baca Juga :   Alternatif Tugas Belajar Daring

Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin seperti kehilangan ruhnya. Hanya karena persepsi yang tidak terverifikasi. Sedangkan, kalimat ‘rahmatan lil alamin’ merupakan bagian dari esensi Islam. Yang mana keberadaan Islam di tengah kehidupan masyarakat memiliki tujuan untuk mewujudkan kedamaian, dan kasih sayang bagi manusia maupun semesta alam. “Dan kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam”, (QS. Al-Anbiya’: 107).

Cara Kreatif Qatar Memperkenalkan Islam dalam Perhelatan Piala Dunia 2022

Terobosan kreatif Qatar dalam memperkenalkan Islam begitu tampak indah. Dimulai dari acara Opening Ceremony, yang mana seorang Entreprenuer muda bernama Ghanim Al-Muftah tampil memukau dengan membaca ayat suci Al-Qur’an surah Al-Hujarat ayat 13. Ayat tersebut memiliki makna yang cukup menyentuh yakni “Wahai manusia! Sungguh kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.”

Baca Juga :   Matematika untuk Apa.?

Desain stadion juga tak kalah menakjubkan. Ini kali pertama dalam sejarah sepak bola dunia, ada stadion yang dilengkapi dengan tempat berwudhu’ dan shalat. Bahkan tak tanggung-tanggung, suara adzan pun tersambung langsung ke dalam stadion.

Selain itu, masih ada banyak hal yang perlu kita telaah secara mendalam. Mulai dari banyaknya mural hadits di setiap sudut-sudut tempat. Ada ribuan tim dakwah, pameran Islam, mobil dan tenda khusus untuk menyerukan kebenaran Islam. Di kamar Hotel terdapat QR Code untuk memperkenalkan keindahan agama Allah. Larangan melakukan hal yang bertentangan dengan ajaran agama Islam, seperti mengonsumsi minuman beralkohol, dan prostitusi.

Baca Juga :   Peran Audit Pemasaran pada Sektor Kuliner Saat Wabah Covid-19

Meskipun hal tersebut sempat menuai kontra di beberapa kalangan, namun pada akhirnya bisa diterima. Karena, tindakan tersebut selain meminimalisir kerusuhan, juga sebagai pengenalan bahwa Islam memiliki nilai-nilai luhur yang bisa menciptakan kedamaian.

Tinggalkan Balasan