PAMEKASAN, Limadetik.com — Bupati Pamekasan Baddrut Tamam meminta salah satu anggota legislatif setempat yang menganggap program prioritasnya tidak masuk pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2019 untuk belajar lagi.

“Siapa bilang gak masuk, tuh anggota Dewannya suruh belajar deh, bilang dari saya suruh belajar lagi,” Kata Bupati Baddrut Tamam menanggapi pertanyaan wartawan, usai menghadiri acara peringatan hari lingkungan hidup se dunia dan anugerah lingkungan 2018, Rabu (31/10 /2018) di pendopo Ronggosukowati Pamekasan.

Menurut Ra Baddrut sapaan akrab pria yang juga sekretaris DPW PKB Jatim, saat ini sudah tidak ada koalisi. “Kita kan sudah tidak punya koalisi, kita ini koalisi rakyat Pamekasan, kalau kemudian ada beberapa anggota Dewan yang begitu, suruh belajar lagi ke saya,” lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya oleh sejumlah media massa, visi misi kepemimpinan Berbaur (bersama Baddrut Tamam dan Raja’e) dikeluhkan oleh salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Harun Suyitno yang merupakan partai pengusungnya sendiri, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Selasa (30/10) kemarin.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat ini mengungkapkan, arah program pasangan Berbaur tidak jelas.

Menurutnya, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak bisa memberikan penjelasan terkait dengan program dan janji Berbaur menjelang pengesahan APBD 2019.

“Kami kecewa terhadap OPD terkait, karena mereka tidak mampu menerjemahkan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati. Seperti Dinas Koperasi, ketika ditanyakan terkait lapangan kerja dan program 10 ribu pengusaha baru, jawabannya simpang siur,” keluh Harun,  dilansir koranmadura.com Selasa, 30 Oktober 2018 kemarin.

Ia menambahkan, janji politik Berbaur banyak. Diantaranya menciptakan 10.000 pengusaha baru dan Dana Desa Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar.

“Anehnya, mereka tidak bisa mengakomodir, malah saling lempar tanggung jawab Dinas yang ditunjuk oleh Bupati memberikan bantuan itu tidak bisa memberikan penjelasan, malah saling lempar,” tegasnya.

Oleh karena itu, Harun menuntut pada Bupati Pamekasan untuk segera menindak lanjuti kepada OPD terkait visi dan misi Jangan sampai 100 hari kerja tidak ada satupun program yang tampak dan menyentuh pada masyarakat,” pungkasnya. (arif/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here