Kesehatan

Dirut RSUD dr H Moh Anwar Sumenep: Pelayanan Kesehatan Tetap Seperti Biasa, Semua Poli Layani dengan Maksimal

×

Dirut RSUD dr H Moh Anwar Sumenep: Pelayanan Kesehatan Tetap Seperti Biasa, Semua Poli Layani dengan Maksimal

Sebarkan artikel ini
Dirut RSUD dr H Moh Anwar Sumenep: Pelayanan Kesehatan Tetap Seperti Biasa, Semua Poli Layani dengan Maksimal
Dokter Erliyanti, M.Kes, Dirut RSUD dr H Moh Anwar Sumenep

Dirut RSUD dr H Moh Anwar Sumenep: Pelayanan Kesehatan Tetap Seperti Biasa, Semua Poli Layani dengan Maksimal

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Pemerintah telah menetapkan jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan ramadhan 2024 yakni dari jam 08.00 – 15.00 Wib. Hal itu sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari dan Jam Kerja Instansi Pemerintah dan Pegawai Aparatur Sipil Negara.

Namun hal itu tidak dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dimana seluruh PNS atau ASN yang ada tetap menerapkan masuk kantor/kerja dari pukul 07.00 Wib. Aturan itu berlaku bagi seluruh pejabat maupun staf di rumah sakit plat merah ini.

“Kalau kita (RSUD) tetap masuk kerja atau kantor dari jam 07.00 Wib pagi. Dan pulangnya ya mengikuti jam 15.00 Wib. Jadi masuk jam 8 disini tidak kita terapkan” kata Direktur Utama (Dirut) RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyanti, M.Kes, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/3/2024).

Menurut Dokter Erliyanti, masuk jam 07.00 pagi adalah bagian upaya pihaknya untuk terus melakukan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat, sehingga tidak ada perbedaan ketika bulan-bulan biasa dan bulan ramadhan.

“Poli kita tetap buka seperti biasa melayani pada masyarakat yang hendak berobat. Jadi tidak ada perubahan pelayanan, baik di luar bulan puasa maupun saat ini bulan puasa” ujarnya.

Dirinya menegaskan, tidak ada tawar menawar terkait dengan pemberian layanan kesehatan terhadap masyarakat, dan ia memastikan tetap memberikan layanan maksimal kepada siapapun pasien yang datang ke RSUD dr. H.Moh.Anwar Sumenep.

“Jadi, kalau urusan pelayanan terhadap pasien, kita tidak memilah milih siapapun yang datang untuk berobat wajib bagi kami memberikan pelayanan yang maksimal, dan puasa bukan persoalan untuk pelayanan” pungkasnya.