https://limadetik.com/

Gerak Jalan Tradisional Warnai Hari Jadi ke 750 Kabupaten Sumenep

  • Bagikan
IMG 20191020 WA0040
Bupati Suemenp KH.Busyro Karim saat melepas peserta GerakJalan Tradisional di depan Rumdis Bupati Sumenep

SUMENEP, limadetik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) menggelar Gerak Jalan Tradisional dalamrangka perayaan Hari Jadi ke 750 Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si dalam sambutannya saat pelepasan peserta gerakjalan tradisional mengatakan, kegiatan ini digelar merupakan bentuk upaya kebersamaan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk tetap menjaga tradisi daerah selama ini.

https://limadetik.com/

“Kita selalau mengadakan acara seperti ini bersama masyarakat, setiap bulan setiap tahun dalamrangka kebersamaan menjaga persatuan dan kesatuan kita bersama dan pastinya kita harus senantiasa melestarikan tradisi dan budaya daerah” kata Bupati Busyro Karim, Sabtu (19/10/2019) malam.

IMG 20191020 WA0038
Beberapa terlihat dari peserta Gerak Jalan Tradisional saat melintas di Jl. Pangsud

Menurut Bupati Busyro Kraim, boleh kita punya SDM yang unggul boleh kita punya SDA yang melimpah serta potensi-potensi wisata yang baik tetapi untuk membangun sumenep itu tidak cukup. Karena aset yang paling utama adalah kekompakan kebersamaan kita satu pandang dalam rangka membangun Kabupaten Sumenep.

“Itu sebabnya, kita jangan hanya dibaca karena hari jadi, ini tidak hanya persoalan tentang tradisi dan budaya tetapi yang utama adalah kebersaan kita semua khususnya masyarakat Sumenep.” tegas Bupati dua periode ini.

Suami dari Nurfitriana ini, berharap momentum Hari Jadi Kabupaten Sumenep tahun ini menjadi pemicu semangat kebersamaan dalam satu pandangan untuk membangun daerah ke arah yang lebih baik dan sejahtera masyarakatnya.

“Kita semua berharap, semoga acara yang digelar setiap tahun itu menyatukan gerak pembangunan yang serasi, selaras, kompak dan cepat menuju cita-cita bersama” pungkasnya.

Seperti diketahui untuk lomba gerak jalan tradisional ini diikuti sebanyak 89 peserta, baik dari perseorangan maupun beregu dari instansi pemerintah, lembaga pendidikan, serta masyarakat umum yang terbagi sebanyak 70 regu putra, 19 regu putri. sedangan dari kalngan perseorangan sebanyak 19 orang.

Peserta yang dilepas dari garis start di depan rumah Dinas Bupati dan finish di Lapangan Kesenian Sumenep (LKS) Gotong royong tersebut juga dihadiri oleh segenap Forkopimda, Pimpinan OPD dan Camat serta para undangan. (yd/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan