Harga Minyak Naik Hampir 25% di 2019

ilustrasi

JAKARTA, limadetik.com – Harga minyak dunia naik pada akhir perdagangan Senin 18 Februari 2019. Harga minyak naik selama lima hari berturut karena investor yakin negara pengekspor minyak (OPEC) memangkas produksi. Meskipun, investor tetap khawatir terhadap ekonomi China.

Melansir Reuters, Selasa (19/2/2019), harga minyak mentah berjangka Brent naik 16 sen dolar AS menjadi USD66,41 per barel pada pukul 18.50 GMT (01.50 WIB), setelah sempat menyentuh tingkat tertinggi 2019 di USD66,83 per barel sehari sebelumnya, sementara minyak berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) naik 47 sen dolar AS menjadi USD56,04 per barel.

Penyuling-penyuling di seluruh dunia juga harus membayar lebih untuk mengamankan pasokan-pasokan minyak mentah medium, atau heavy (berat), sour (minyak mentah dengan kadar belerang tinggi) yang diproduksi oleh Iran dan Venezuela, yang keduanya berada di bawah sanksi-sanksi AS.

Pasar-pasar keuangan yang sedikit menurun setelah data menunjukkan penurunan penjualan mobil China pada Januari menimbulkan kekhawatiran tentang ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Beberapa pelemahan ini menular di pasar minyak, tetapi para analis mengatakan tren keseluruhan harga minyak mentah tetap meyakinkan untuk saat ini.

Beberapa analis mengatakan berlanjutnya peningkatan dalam produksi minyak AS dapat bertindak sebagai hambatan pada reli saat ini.

Perusahaan-perusahaan energi AS minggu lalu meningkatkan jumlah rig minyak yang mencari pasokan baru sebanyak tiga menjadi 857 rig, kata perusahaan jasa energi Baker Hughes dalam sebuah laporan Jumat lalu.


sumber: okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here