HIMPASS Persembahkan Cerita Anak Bajo dan Mandar, Jelang Pergantian Tahun

SUMENEP, Limadetik.com — Malam pergantian tahun 2018 ke 2019 Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (HIMPASS) punya cara sendiri untuk merayakan semarak malam tahun baru 2019.  Dalam kegiatan ini mereka sengaja mengangkat tema “Tutungengan anak Bajo dan Mandar Kecamatan sapeken” (Cerita anak Bajo dan anak Mandar).

Dewan penasehat HIMPASS, Fajrullah mengatakan, tujuan kegiatan ini dimaksud sebagai bentuk apresiasi diakhir tahun bagi seluruh anggota Himpass, ajang silaturrahmi dan serap kisah tentang pulau masing-masing.

“Tentunya acara ini adalah bagian dari cara kita membangun dan ajang mempererat silaturrahmi antara sesama anggota, dan yang terpenting pula dalam gelaran acara ini kami mencoba untuk menyerap kisah tentang pulau dan kampung masing-masing” katanya, Selasa (1/1/2019).

Ditambahkan, berharap kegiatan seperti ini bisa menambah energi positif bagi keberlangsungan HIMPASS untuk tetap bisa berkolaborasi serta bisa berkontribusi bagi para penerus dimasa yang akan datang.

“Harapan dengan adanya kegiatan ini ,semoga Himpass selalu memberikan energi positif yang jangka panjang agar dapat memberikan hal yg produktif bagi masyarakat kepulauan terlebih bagi para generasi mendatang” imbuh pria asal pulau Saur, Sapeken ini.

Kegiatan yang berlangsung di Taman Tectona, Kecamatan Batuan, Sumenep ini, sengaja menampilkan beberapa desain acara, seperti Carita Kampoh (Cerita Kampung) Puisi bajo dan mandar, serta musik akustik. Peserta yang hadir dalam kagiatan ini segenap anggota dan pengurus HIMPASS, Perwakilan PEMUDA PERSIS serta IKMAPB. (yd/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here