PAMEKASAN, Limadetik.com – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menginginkan pelayanan di Rumah Sakit layaknya seperti pelayanan di hotel, agar pasien dan pengunjung merasa lebih nyaman saat berobat maupun berkunjung, Rabu (3/11/2021).
Keinginan tersebut bukan tanpa hal, pasalnya Bupati Baddrut Tamam sangat konsen terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sebab, dalam pandangan Bupati, kesehatan merupakan salah satu dari lima program prioritas selain pendidikan, ekonomi, infrastruktur, dan reformasi birokrasi.
Di bidang kesehatan sendiri, Pemkab Pamekasan telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak dengan adanya Pamekasan Call Care (PCC). Tak tanggung, Bupati Baddrut Tamam mendapat penghargaan sebagai kabupaten paling siap menghadapi pandemi covid-19 karena adanya program PCC tersebut.
“Kami punya harapan agar pelayanan di rumah sakit itu dibuat layaknya seperti di hotel, agar ketika nanti pasien maupun pengunjung merasa lebih nyaman, dan aromanya akan seperti hotel” kata nya.
Keberadaan PCC diketahui merupakan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat, Pemkab Pamekasan menempelkan stiker di setiap rumah warganya lengkap dengan nomor telpon petugas yang siap menerima konsultasi kesehatan gratis selama 24 jam.
“Bahkan, masyarakat bisa meminta antar jemput gratis ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya hanya dengan menghubungi nomor tersebut” ucap Bupati di Pamekasan.
Menurut Mas Tamam sapaan akrabnya, fasilitasi antar jemput dengan mobil gratis itu setelah Pemkab Pamekasan memberikan fasilitas Mobil Sigap kepada setiap desa di 13 kecamatan.
“Masyarakat cukup menghubungi nomor telpon yang disediakan Itu untuk meminta antar atau menjemput pasien” ujarnya.
Lebih lanjut Bupati Baddrut mengatakan, pelayanan seperti di hotel bertujuan agar masyarakat nyaman berada di rumah sakit yang berdampak besar terhadap proses penyembuhan penyakit mereka.
“Masyarakat atau pasien tidak sedang merasa di rumah sakit dengan bau obat dan pelayanan yang biasa, tetapi merasa sedang di hotel dengan aroma yang memanjakan hidung dan senyum ramah dari semua petugas yang luar biasa” ungkapnya.
Bupati muda kebanggaan kaum milenial itu menambahkan, pihaknya akan melakukan sesuatu yang tidak biasa dengan cara meninggalkan kebiasaan tidak produktif menuju kebiasaan yang lebih produktif. Hal itu dilakukan agar daerahnya mampu bersaing dengan kabupaten/kota maju di Indonesia.
“Maka sudah barang tentu, untuk hasil yang luar biasa, kita tidak bisa hanya dengan usaha biasa, tetapi harus dengan upaya luar biasa juga, dan pastinya hasilnya pun akan lebih jellas” pungkasnya.