https://limadetik.com/
Tak Berkategori  

Bupati Pamekasan Tegaskan Tidak Ada Paksaan Vaksinasi Bagi Warga

Bupati Pamekasan Tegaskan Tidak Ada Paksaan Vaksinasi Bagi Warga
FOTO: Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam (arsip foto)

PAMEKASAN, Limadetik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tengah gencar-gencarnya memutus rantai penyebaran covid-9 dengan cara mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi agar segera terbentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.

Namun demikian, dalam pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Pamekasan, Bupati Baddrut Tamam secara tegas menyampaikan tidak ada pemaksaan kepada warga agar ikut vaksinasi covid-19.

limadetik branding

“Dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19 ini di Pamekasan tidak ada pemaksaan bagi masyarakat” kata Bupati di Pamekasan, Jumat (15/10/2021) sebagaimana dikutip dari suarajatim.

Baca Juga :  TKBM Pelabuhan Se Indonesia Siap Mogok Jika Agenda Pelemahan di Paksakan

Menurut Bupati Baddrut, sejauh ini Pemkab Pamekasan bekerja sama dengan sejumlah organisasi kemasyarakatan, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan sejumlah pondok pesantren. Agar ikut menyukseskan program vaksinasi.

“Alhamdulillah sejauh ini hasilnya, warga yang mengikuti vaksinasi umumnya mengaku tidak ada paksaan sebagaimana kabar yang beredar di sejumlah media sosial” ungkap Bupati.

Dalam hal ini, mantan anggota DPRD Jawa Timur itu mengucapkan banyak terimakasih kepada para ulama atas dukungan dan partisipasinya terhadap kegiatan vaksinasi selama ini.

Baca Juga :  Kurangi Pengangguran, Pemkab Pamekasan Gelar Millenial Job Fair 2019

“Terima kasih atas dukungan para ulama terkait pelaksanaan vaksinasi ini dan mari kita manfaatkan program baik pemerintah ini, demi untuk meningkatkan kekebalan tubuh kita, dengan harapan mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir” kata Baddrut.

Disamping itu jelas Bupati, program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah dalam rangka membentuk kekebalan komunitas sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19.

“Warga yang divaksin oleh petugas medis harus lolos screening, sedangkan yang tidak lolos maka tidak akan divaksin” ujarnya.

Baca Juga :  Konsumen Dealer di Pamekasan Merasa Dikecewakan

Dikatan Mas Tamam sapaan akrabnya, selain dalam rangka meningkatkan kekebalan komunitas masyarakat dalam mencegah penyebaran covid-19, bupati mengatakan gerakan vaksinasi serentak di Pamekasan juga bertujuan memperluas cakupan vaksinasi, mengingat Pamekasan termasuk salah satu kabupaten di Jawa Timur yang rendah cakupan vaksinasinya.

“Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara TNI dan Polri” tukasnya.

Tinggalkan Balasan