PAMEKASAN, Limadetik.com — Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam berkeyakinan atas kehadiran Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian ke bumi Gerbang Salam akan berdampak strategis bagi kemajuan masyarakat di wilayah itu.
“Kami benar-benar mendapat kebahagiaan yang tak terhingga dan mendapat kehormatan yang setinggi atas kunjungan bapak Panglima TNI, Kapolri, Ibu Gubernur dan segenap jajarannya di Kabupaten Pamekasan.” ucapnya, Senin (1/4/2019) saat menyampaikan sambutan selamat datang kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bersama rombongan.
Bupati Baddrut menyambut selamat datang atas kehadiran kedua pimpinan tinggi Korp Bhayangkara dan Korp TNI ini serta menyampaikan terimakasih yang tak terhingga atas kunjungan kehormatan itu.
“Kami yakin, berkat kunjungan bapak Panglima TNI, Kapolri, Gubernur serta rombongan akan berdampak strategis bagi kemajuan Kabupaten Pamekasan yang akan datang.” tuturnya.
Disamping itu, mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini merasa bangga, sebab Kabupaten Pamekasan mendapat kepercayaan sebagai tempat Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke 39 tahun 2019.
“Kami yakin bahwa kehadiran para peserta Latsitarda Nusantara ke 39 yang terdiri dari para taruna akademi TNI, Akpol, Praja IPDN, Mahasiswa dan masyarakat lainya dengan berbagai aktivitas sosial yang akan dilaksanakan dapat membantu kami dalam menggalakkan semangat pembangunan di kalangan masyarakat untuk meningkatkan kehidupan yang lebih makmur dan sejahtera,” imbuh Bupati Baddrut.
Tentu, keseluruhan itu kata Baddrut merupakan bentuk membela negara di tengah-tengah kesadaran masyarakat.
Dihadapan para Jenderal dan Gubernur Jawa Timur, Baddrut Tamam juga membeberkan sejumlah inovasi yang sukses memperoleh penghargaan. Salah satunya Mall Pelayanan Publik dan branding batik seluruh mobil dinas yang memperoleh penghargaan Muri.
Bagi Bupati muda ini, Kabupaten Pamekasan cukup dinamis perkembangan. Mengapa tidak, kedua inovasi itu ia kerjakan hanya dalam jangka waktu kurang dari 100 hari kerja. Hal itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kemajuan di Kabupaten yang ia pimpin.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras kami bersama seluruh pimpinan OPD dan tentu dukungan dari berbagai komponen masyarakat, kami mampu berinovasi yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat dalam mempermudah dan mempercepat pelayanan,” katanya.
RBT sapaan akrab Ra Baddrut Tamam ini mengaku, sejak menerima kepemimpinan di Kabupaten Pamekasan, ada beberapa sektor utama yang menjadi prioritas dirinya guna mewujudkan Pamekasan Hebat.
“Sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan Reformasi Birokrasi,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Baddrut Tamam juga mengulas tentang batik Pamekasan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan guna mewujudkan 10 ribu pengusaha muda.
Namun demikian, apa yang menjadi cita – cita dirinya bersama masyarakat tidak akan berjalan lancar tanpa ada dukungan dari seluruh stake holder, Gubernur, dan pemerintah pusat.
“Kita berikhtiar untuk bersaing dengan Kabupaten maju di Indonesia. Untuk menuju semua itu, perlu dukungan dari semua stakeholder, Gubernur, pemerintah pusat, butuh bimbingan dari para alim ulama dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya.
Sementara, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sangat mengapresiasi atas prestasi yang diraih oleh Bupati Baddrut Tamam.
“Pamekasan memiliki potensi ekonomi yang luar biasa, batik adalah salah satu contoh, Bupatinya masih muda, sangat segar. Usianya masih jauh dibawah saya, pikirannya pasti cemerlang untuk memajukan Kabupaten Pamekasan ini pasti dikejar. Apalagi di 100 hari kerja saja sudah mendapatkan penghargaan dari Muri sebagai bupati tercepat mendirikan pelayanan terbaik,” puji Panglima TNI. (arif/yd)