SUMENEP, Limadetik.com – Kecelakaan laut (Laka laut) terjadi di perairan Dungkek, Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (20/1/2018) pukul 11.00 Wib.

Berdasarkan keterangan Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukid dalam satu perahu terdapat 8 nelayan. Mereka adalah Bunawi, Nardi, Suki, Darso, dan Sarbani, warga Desa Jadung, Kecamatan Dungkek. Muhammad (30), warga Desa Candi; Bahrawi dan Durahman asal Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek.

“Para nelayan itu berangkat melaut sekitar pukul 04.00 Wib dari perairan Kecamatan Dungkek,” katanya.

Namun naas, ketika mendapat tangkapan, mereka kembali pulang. Tiba di perairan Dungkek, tepatnya di Dusun Muara, Desa Lapa Daya, sekitar pukul 11.00 Wib, perahu yang ditumpangi miring karena dihantam ombak. Saat itu, cuaca di perairan Sumenep sedang ekstrem, selain ombak besar, angin sangat kencang.

‚ÄúPada saat itu semua nelayan terjatuh ke laut akibat besarnya ombak yang menghantam,” ucapnya.

Setelah terjatuh, semua nelayan menyelamatkan diri ke tepi pantai Desa Banraas, Pulau Gili Iyang. Sampai di bibir pantai, mereka diselamatkan oleh perahu porsen dan diantarkan ke pelabuhan Dungkek.

Hanya saja, sebagian dari korban keganasan ombak meninggal dunia, atas nama Bunawi. Sedangkan Muhammad dan Bahrawi masih dilakukan pencarian. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here