SUMENEP, Limadetik.com – Memasuki musim kemarau, sedikitnya tiga penyakit mengancam kesehatan warga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Berdasarkan prediksi Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, dr. Fatoni, tiga penyakit yang bakal menyerang kesehatan warga adalah diare. Penyakit ini menyerang manusia dimusim kemarau karena disebabkan sumber air bersih berkurang.
“Kekurangan air ini biasanya terjadi di wilayah kepulauan, seperti Raas, Gili Iyang dan Gili Labak. Guna menghindari diare, air sebelum dikonsumsi sebaiknya dimasak dulu,” katanya, Rabu (17/4/2018).
Kedua penyakit tipus. Penyakit itu timbul karena kurangnya minum, badan lesuh dan selera makan rendah. Sehingga pada musim panas itu penyakit tipus ini mudah menyerang.
“Pada musim panas perbanyak konsusmsi air putih. Normalnya 2 liter per hari,” sarannya.
Fatoni menjelaskan, pada musim kemarau biasanya selera makan berkurang dan badan mudah lesuh. Tetapi, usahakan tetap mengkonsumsi makanan yang sehat, seperti sayuran.
Termasuk pula penyakit demam berdarah dengue (DBD). Tetapi pihaknya berjanji akan berupaya menekan tingginya korban DBD. Karena setiap puskesmas sudah tersedia mesin fogging.
“Ketika ada kasus DBD petugas siap untuk langsung melakukan pengasapan. Supaya tidak sampai ada korban yang lain,” tukasnya. (hoki/rud)