SIDOARJO, Limadetik.com – Dalam rangka mempertahankan kebudayaan yang ada di Indonesia maka beberapa paguyuban dan budayawan mengadakan acara Purnama Sidi di Situs Sendang Agung desa Urang Agung Kecamatan Sidoarjo,Jawa Timur, juamat, (29/6/2018)

Acara ini berlangsung sejak pukul 20:00 wib sampai selesai dengan di ikuti sekitar 100 peserta baik dari paguyuban, budayawan, warga masyarakat tua maupun muda,dan sangat antusias mengikuti acara Purnama Sidi dibuktikan dengan mengikuti acara sampai selesai.

Dengan Pranata Acara Eyang Sokeh yang menjelaskan urutan acara sebagai berikut : Pambuka, Menyanyikan lagu Indoesia Raya dan Pancasila, Santi Puji, Macapat dari Paguyuban Budaya Jawi Jenggala Manik dan warga sekitar, Sambutan dari Pini Sepuh, Musik Renungan dan diakhiri dengan Mantra Weda bersamaan dengan semedi menyambut bulan purnama.

Menurut Heri biola paguyuban dari Trawas mengatakan “Kegiatan ini sangat bagus karena kita dapat berdoa dan merenungkan akan ciptaan Shang Hiyang Widhi akan kebesarannya dalam menciptakan yang sempurna, serta lebih mendekatkan pada Sang Hiyang Widhi sehingga bisa lebih meningkatkan kesadaran diri kita dan menjaga lingkungan” katanya.

Sementara itu Achmad H. Dari bengkel Ahklak mengatakan “Sangat positif sekali dengan kegiatan ini sehingga kita sebagai generasi muda biar tidak lupa dengan sejarah unggah ungguh den tata krama,serta mengharapkan diadakan secara berkala dan materi ataupun bahasanya mungkin bisa disesuaikan dengan anak muda agar anak muda bisa mengerti” tuturnya

Eyang Purbo yang juga budayawan mengatakan kegiatan ini sangat positif sekali dan kegiatan ini bisa terlaksana secara rutin serta di tingkatkan lagi.

Soetanto sekertaris Paguyuban Budaya Jawi Jenggala Manik mengatakan sangat mengapresiasi sekali akan kegiatan ini dan di harapkan para pinih sepuh membawa serta anak atau cucunya agar bisa mengetahui, mempelajari dan mengembangkan akan kebudayaan Jawa pada Khususnya dan Kebudayaan Nusantara pada umumnya.

“Sangat perlu memperkenalkan budaya seperti ini kepada anak cucu kita,karena apabila tidak diperkenalkan sejak dini kebudayaan kita bisa hilang” pungkasnya. (tnt/ld)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here