RIYADH, Limadetik.com — Pemerintahan Arab Saudi tengah melakukan perombakan kabinetnya. Dalam perombakan ini Raja Salman telah menggantikan posisi Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir dalam perombakan kabinet besar-besaran, yang mencakup perubahan pada pos-pos keamanan nasional utama, di tengah dampak yang terjadi di kerajaan akibat dari pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Pada perombakan kabinet tersebut, Kerajaan Arab Saudi telah menunjuk Ibrahim Al-Assaf sebagai pria yang menggantikannya, tidak kalah mengejutkan karena ia berada di antara lusinan bangsawan dan pengusaha Saudi terkemuka yang ditahan di Ritz-Carlton Riyadh pada November 2017.

Jubeir akan diturunkan jabatannya menjadi menteri negara untuk urusan luar negeri, kata kementerian luar negeri pada hari Kamis (28/12/2018) mengutip sebuah dekrit kerajaan.

Sebuah keputusan kerajaan juga dikeluarkan untuk merestrukturisasi Dewan Urusan Politik dan Keamanan yang dipimpin oleh Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman, yang telah membuat Arab Saudi terlibat dalam skandal terburuk dalam beberapa dekade.

Dalam perjalanan nya, Bin Salman telah banyak dikaitkan dengan pembunuhan jurnalis pembangkang Jamal Khashoggi setelah memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018 lalu.

Kematian itu memicu kecaman internasional dan menarik perhatian pada hubungan dekat Barat dengan kerajaan yang melancarkan perang destruktifnya di Yaman.

Dari berbagai laporan telah memverifikasi bahwa beberapa anggota tim pembunuh beranggotakan 15 orang, yang melakukan perjalanan ke Istanbul untuk melakukan pembunuhan, adalah pengawal pribadi bin Salman. (LD/ARN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here