PAMEKASAN, Limadetik.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan patut bangga, karena di puncak rangkaian hari kesehatan nasional (HKN) ke 54 yang digelar pada Jum’at (30/11/2018) lalu, Pamekasan memperoleh Kabupaten Open Defecation Free (ODF) ke 6 se Jawa Timur, dan ke 25 di seluruh Indonesia dari Kementerian Kesehatan.

Penghargaan itu diberikan oleh direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI dan diterima oleh Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e di Pendopo Ronggosukowati saat merayakan puncak HKN ke 54 se Jawa Timur yang dipusatkan di Kabupaten berslogan Gerbang Salam.

Tampak hadir rombongan Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Pj Sekda, Kadinkes Kabupaten se Jatim, para Direktur rumah sakit dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Pamekasan, camat dan Kades se Pamekasan dan para tamu undangan lainnya.

Pada puncak peringatan HKN kali ini Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan menampilkan parade buah dan sayur yang di tampilkan oleh setiap puskesmas yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan dengan mengusung tema “Ayo Hidup Sehat Mulai Dari Hidup Kita”.

Wakil Bupati Pamekasan Raja’e mengatakan, sejak lima tahun yang lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Kesehatan telah bertekad dalam mewujudkan Pamekasan yang bebas buang air besar sembarangan.

“Melalui tangan kreatif dari Kadinkes Pamekasan, ternyata Pamekasan hari ini mampu mendapatkan Open Defecation free (ODF) atau Pamekasan yang bebas buang air, besar sembarangan,” kata Wabup Raja’e.

Ia menambahkan, penghargaan yang diperoleh Kabupaten Pamekasan atas bebas buang air besar merupakan kabupaten keenam dari beberapa kabupaten yang ada di Jawa Timur dan merupakan kabupaten ke 25 se Indonesia. Wabup berharap, penganti Kadinkes Pamekasan yang akan segera purna tugas agar bisa menjadi contoh yang akan menggantikannya nanti

“Semoga di akhir beliau karena akan memasuki purna tugas, ini bisa dicontoh oleh penggantinya di tahun-tahun yang akan datang, jadilah tenaga kesehatan yang berprestasi, berinovasi, kreatif sehingga mampu memberikan yang terbaik untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.

Menurut Wabup yang mantan kepala desa itu mengatakan, penghargaan Pamekasan bebas ODF tidak hanya secara simbolis saja, tapi seluruh masyarakat di Kabupaten Pamekasan sampai ke desa sudah bebas.

“Alhamdulillah setelah berusaha semaksimal mungkin, bahwa di tahun-tahun yang akan datang Kabupaten Pamekasan betul-betul bebas ODF. Ini tidak hanya simbolis saja, tapi diseluruh Kabupaten Pamekasan sampai desa-desa sudah bebas ODF, dan hari ini penghargaan itu datang untuk kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengucapkan banyak terima kasih kepada para kepala puskesmas yang telah ikut memeriahkan acara HKN ke 54 dan berharap agar juga berinovasi dalam sektor pelayanan publik sehingga masyarakat merasa nyaman, senang dan bisa terlayani dengan baik. (arf/rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here