https://limadetik.com/

Pasca Pandemi, Mas Tamam Paparkan Strategi Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Penulis: ADV/ArifEditor: Wahyu
  • Bagikan
Pasca Pandemi, Mas Tamam Paparkan Strategi Pemulihan Ekonomi Masyarakat
FOTO: Mas Tamam saat bincang di Inews Siang terkait pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi

PAMEKASAN, Limadetik.com – Pasca pandemi covid-19, Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam terus berupaya melaukan beberapa cara dan terobosan baru untuk memulihkan ekonomi masyarakat. Salah satunya dengan desa tematik.

Dalam satu kesempatan pada stasiun televisi nasional, Bupati Baddrut Tamam menyampaikan, strategi pemulihan ekonomi di daerahnya dengan menggali potensi masing-masing desa dengan strategi desa tematik, dimana setiap desa harus memiliki tema.

https://limadetik.com/

“Strategi ini diharapkan semua desa mampu menggali potensi desanya menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakatnya. Sehingga dengan demikian, perekonomian desa akan terserap dengan baik” kata Bupati Baddrut Tamam, saat tampil di acara Inews siang, Senin (11/4/2022).

kata Mas Tamam, pihaknya terus mendorong terciptanya pengusaha melalui program sapu tangan biru atau sepuluh ribu pengusaha baru. Melalui program ini Pemkab Pamekasan memberikan pelatihan gratis, memberikan pinjaman modal dengan bunga nol persen, memberikan bantuan alat produksi, hingga fasilitasi pemasarannya, baik offline maupun online.

“Tentu, kalau semua desa itu makmur, maka Pamekasan sukses pembangunannya. Karena fokusnya di desa, maka kita harus tahu persoalan desa, ada potensi apa yang mau dikembangkan di desa, dan ada keinginan terpendam apa di desa,” terangnya.

Ia pun berpandangan, keinginan Pamekasan maju itu semangatnya tidak hanya dari pemkab, melainkan dari seluruh masyarakat dengan semangat sejahtera dari bawah, berkeadilan untuk Pamekasan Hebat. Tentu dengan demikian, setiap desa harus mampu menggali potensinya untuk dikembangkan bersama-sama.

Lebih lanjut Bupati kebanggaan kaum milenial ini menyampaikan, pihaknya memiliki potensi desa yang luar biasa, berupa batik tulis dengan kualitas tinggi. Pihaknya memiliki program tour gebyar batik Jawa-Bali guna mempromosikan batik khas Pamekasan ke luar daerah.

“Sebab orang luar masih banyak tidak tahu kalau Pamekasan itu mempunyai batik yang bagus. Termasuk kita punya program Pamekasan Fashion Weekend yang tidak ada maksud lain demi kesejahteraan masyarakat, khususnya perajin batik, jadi ini semua tergantung kita bagaiman mempolanya” tandasnya.

Bahkan tambah Bupati, pada bidang pendidikan pihaknya mampunyai program beasiswa, mulai beasiswa santri, hingga beasiswa kedokteran untuk anak muda Pamekasan yang tidak mampu secara ekonomi agar memiliki kesempatan yang sama untuk mengejar cita-citanya. Sehingga tidak akan ada lagi perbedaan kasta untuk mendapatkan pendidikan itu sendiri.

Mantan anggota DPRD jawa Timur itu pun menegaskan, pemimpin di era revolusi industri 4.0 dan pandemi covid-19 yang melanda Indonesia menuntut pemimpin bekerja extra ordinary, out off the box, atau bekerja di luar kebiasaan agar daerahnya mampu bersaing dengan daerah lain.

“Bisa dipastikan kalau kita hanya bekerja biasa, rasanya berat sekali untuk membangun perubahan. Kita ingin merubah top off mind tentang Pamekasan, dan itu tidak mudah, tentu harus dengan semangat pengabdian pada bangsa dan negaranya” jelasnya.

Bupati berharap, agar usaha mikro kecil menengah (UMKM) di daerahnya mampu bersaing di kancah nasional, bahkan Internasional. Karena, apabila masyarakat sejahtera dipastikan Pamekasan maju.

“Kita dorong terus UMKM yang ada agar mampu memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional, saya yakin bukan tidak mungkin, jika kita benar benar memiliki niat yang tulus dan rasa syukur yang dalam” tukasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan