oleh

Pasien Covid-19 Capai 376, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Terapkan Prokes

SUMENEP, limadetik.com – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur semakin tak terkendali. Sampai saat ini pasien virus yang berasal dari China telah menyebar di semua Kecamatan. Parahnya Kecamatan Saronggi di-lockdown karena jumlah pasien Covid-19 sangat tinggi.

Bupati Sumenep, A. Busyro Karim mengatakan, total pasien Covid-19 per Minggu (4/10/2020) (4/10) di Kota Keris ini mencapai 376 orang. Dari ratusan pasien itu, sebanyak 51 orang saat ini masih menjalani perawatan secara intensif oleh tenaga medis di rumah sakit, baik di Rumah Sakit Moh Anwar, RSI Kalianget dan di Surabaya, sebanyak 53 pasien tercatat telah meninggal dunia dan selebihnya dinyatakan sembuh.

“Sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 53 orang. Untuk hari ini saja (kemarin, red) ada dua pasien yang meninggal dunia. Dari itu masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan (Prokes),” katanya.

Mantan Ketua DPRD dua periode menginstilahkan virus Korona telah memasuki masa remaja. Akibatnya, penyebarannya sangat cepat dan sulit dikendalikan. Salah satu contoh, pasien Covid-19 meninggal yang terakhir itu pada pagi hari hasil rapid tesnya masih negatif, tapi pada sore harinya sudah ada tanda-tanda pada jantungnya dan malamnya pasien sudah tidak ingat apa-apa.

“Ini menunjukkan bahwa virus ini sudah semakin ganas dan harus ditanggulangi dengan pola yang sangat serius pula. Untuk itu, keganasan virus ini tidak bisa dibiarkan. Masyarakat harus hati-hati terhadap virus ini,” tegasnya.

Lebih lanjut bupati menerangkan, tren penyebaran virus ini merupakan klaster luar kota. Dan yang harus diwaspadai adalah penyebaran di internal keluarga, sebab pasien positif dengan katagori Orang Tanpa Gejala (OTG) itu sangat rentan terjadi penyebaran.

“Yang sangat berbahaya itu di lingkungan keluarga. Kalau ada salah satu anggota keluarga yang terinfeksi virus Covid-19 dan tanpa gejala, hal itu yang menjadi bibit penyebaran bagi yang lain. Makanya klaster keluarga itu yang harus kita antisipasi bersama,” tukasnya. (hoki/yd)

Komentar

Berita Terkini