Peduli Petani, Anggota DPRD Sumenep Sayangkan Menyusutnya Lahan Produktif

Kantor DPRD Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Belakangan lahan pertanian produktif di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terus mengalami penyusutan setiap tahunnya. Menyusutnya lahan produktif terjadi di wilayah Kecamatan Kota Sumenep. Mayoritas lahan pertanian produktif itu beralih fungsi jadi perumahan.

Berumahan banyak berdiri di wilayah Lingkar Timur dan Lingkar Barat. Dengan banyaknya lahan produktif yang beralih fungsi diyakini mengancam keberlangsungan para petani.

“Kami kecewa dengan menyusutnya lahan produktif pertanian yang ada di Sumenep ini,”kata Ketua Komisi II DPRD setempat, Nurus Salam, Senin (27/11/2017).

Ia dengan mengatakan, lahan yang dulu dijadikan bercocok tanam masyarakat, hari ini sudah berdiri kokoh perumahan komersil. Beralihnya lahan produktif hanyalah kepentingan pengusaha.

Tapi yang jelas, sambug Politisi Gerindra, menyusutnya lahan pertanian produktif itu juga akibat dari instansi terkait yang tidak mampu melindungi lahan pertanian produktif.

“Kami nilai pihak instansi terkait gagal melindungi lahan produktif petani untuk dipertahankan sebagai tempat bercocok tanam,” tegasnya

Sebab, data yang diterima pihaknya lahan pertanian mengalami penyusutan setiap tahunnya hingga 5 persen dari total luas lahan yang ada.

“Angka 5 persen per tahun bukan sedikit.Oleh karena itu, saya tegaskan sekali lagi, ini adalah kegagalan instansi terkait dalam melindungi lahan produktif yang ada,” tegasnya.

Dengan menyusutnya lahan tersebut, tentu saja akan berdampak pada pada banya hal, diantaranya swasembada pangan dan potensi timbulnya bencana banjir.

“Kami minta instansi terkait untuk berupaya maksimal untuk bisa melindungi kedaulatan lahan produktif itu,” tukasnya. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here