SUMENEP, limadetik.com – Program yang diterapkan di Sekolah Dasar Islam (SDI) Nurul Bayan, Desa Kebunagung, Kecamatan Kota, Sumenep, Jawa Timur patut ditiru. Pasalnya, pihak pengelola sekolah tidak hanya mengajarkan para siswa materi sekolah semata.

Tetapi, setiap selesai pelaksanaan semester para siswa diajarkan berbagi kepada masyarakat. Kali ini sekitar 100 siswa tersebut membagikan 350 bungkus sembako kepada tukang becak yang melintas di depan Masjid Jamik Sumenep, Jumat sore (15/3/2019).

“Kegiatan ini merupakan cara kami mengajari anak-anak agar mereka tidak hidup sendiri, tapi ada orang lain yang butuh perhatian dan membutuhkan bantuan,” kata Pengasuh PP Nurul Bayan, Hj. Honnaniyah A. Salim saat mendampingi para siswanya.

Mereka membagikan berupa mie instan, air, dan juga sebagian nasi bungkus. Barang yang diberikan kepada kaum du’afa siswa sendiri yang menyiapkan. Mereka yang membawa dari rumah masing-masing dan diberikan sendiri kepada kaum du’afa.

Dengan kegiatan ini, pihaknya meng harapkan mampu mencetak para generasi bangsa yang mandiri dan memikirkan kondisi di sekitarnya. Sebab, di era serba digital ini sangat sulit mencerak anak yang sosialis.

“Harapkan kami para siswa di SDI Nurul Bayan ini punya kepedulian sosial yang tingga. Kita makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa orang lain,” tukasnya. (hoki/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here