https://limadetik.com/

Pemaparan Visi Misi Cakades Pasongsongan, Moh. Amir

  • Bagikan
20191101 182549

SUMENEP, limadetik.com — Sebagian besar masyarakat Kabupaten Sumenep, Jawa Timur pada tanggal 7 Nopember 2019 akan melaksanakan Pilkades serentak. Beberapa persoalan sebelumnya sudah bisa dilampauinya dengan baik.

Memang sebelumnya terdengar hingar-bingar pro-kontra tentang Perbub yang memperbolehkan calon dari luar untuk bisa bertarung di desa lain. Pemkab Sumenep via Kabag Pemdes sukses menjelaskan tentang untung-ruginya bagi Cakades setempat dan Cakades dari desa lain.

https://limadetik.com/

Kabag Pemdes telah menimbang dengan cermat, seksama, dan bijaksana dalam menangani permasalahan ini. Endingnya masyarakat sepakat, terutama Cakades.

Salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) Pasongsongan Moh. Amir yang kelahiran Desa Pasongsongan, tapi ia lama menetap di Desa Saroka Kecamatan Saronggi berhasil lolos sebagai Cakades Pasongsongan dengan nomor urut 3. Di Desa Saroka dirinya pernah menjadi Kepala Desa selama satu periode.

“Walaupun saya sudah lama menetap di Desa Saroka, tapi saya lahir dan besar di Pasongsongan. Dan saya sering ada di Pasongsongan semenjak istri saya meninggal dunia. Plus ada anak saya yang menikah dengan orang Pasongsongan. Jadi tidak benar kalau saya adalah orang asing di Pasongsongan,” terang Moh. Amir di kediamannya di Dusun Morasen Desa Pasongsongan kepada limadetik.com Jumat, (1/11/2019).

Ia sangat percaya diri akan memenangkan pertarungan Pilkades kali ini. Keyakinan itu berdasar pada rekam jejaknya selama menjadi Kepala Desa Saroka. Beberapa poin besar kesuksesan yang telah dijalankannya yaitu, tanah di Desa Saroka 80 persen selesai bersertifikat. Kasus-kasus pertengkaran antar warga juga bisa diselesaikan dengan baik.

“Cuma satu kasus yang tidak bisa saya selesaikan, yaitu kasus seorang pemuda yang menghamili anak gadis. Sebenarnya saya sudah melakukan mediasi, tapi pelaku tidak mau bertanggungjawab. Ahirnya ia masuk bui.” terang Amir.

Item kesuksesan Moh. Amir ini akan menjadi ujung tombak untuk bisa maraup simpati masyarakat Desa Pasongsongan. Dirinya juga yakin kalau warga Pasongsongan akan sangat bijak dalam memilih pemimpin yang punya kapabilitas mumpuni.

Dalam penyampaian misinya di Kampanye Dialogis yang bertempat di Balai Desa Pasongsongan, Moh. Amir menekankan pada sisi keamanan, kerukunan dan ketentraman dengan berpegang teguh pada prinsip-prinsip agama dan budaya yang ada. Ia juga akan mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintah desa yang transparan, adil, cepat, tepat dan benar. (Yant Kaiy/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan