Pembangunan Infrastruktur Kepulauan Sumenep Butuh Suntikan APBN

Yayak Nurwahyudi

SUMENEP, Limadetik.com – Di kepulauan Sumenep, Jawa Timur banyak ditemukan infrastruktur yang mengalami kerusakan parah. Namun hingga kini masih belum tertangani dengan baik.

Tahun ini, Pemerintah daerah melokasikan anggaran untuk infrastruktur kepulauan lebih besar dibandingkan daratan. Tetapi diyakini tetap tidak akan mampu membangun infrastruktur wilayah kepualauan. Sehingga dibutuhkan anggaran dari Pemerintah Pusat.

”Itu yang menyebabkan kami sendiri berkali-kali menghadap langsung ke Menteri, dan beberapa kalin juga ngomong ke Pak Presiden. Karena tidak kuat DAK (dana alokasi khusus) itu menyelesaikan kepulauan,” kata Kepala Bappeda Sumenep, Yayak Nurwahyudi, Rabu (14/3/2018).

Mantan Kepala Diskominfo menjelaskan, apabila permohonan untuk mendapatkan DAK Afirmasi dikabulkan oleh Pemerintah Pusat nantinya akan diperuntukan pembangunan daerah kepulauan.

Meski pun diakui pihaknya pesimis mendapatkan DAK Afirmasi. Sebab secara aturan DAK Afirmasi diperuntukkan untuk  daerah tertinggal. Sedangkan kabupaten yang memiliki 126 pulau tersebut tidak termasuk daerah tertinggal.

”Selama ini berdasarkan pendataan, Sumenep tidak masuk daerah tertinggal, meskipun Sumenep terdapat pulau-pulau kecil,” imbuhnya.

Diketahui, Sumenep terdiri dari 126 pulau dan 27 Kecamatan. Dari jumlah tersebut 9 Kecamatan berada di wilayah kepulauan, diantaranya adalah Kecamatan/Pulau Masalembu, Kecamatan Kangean dan juga Kecamatan Sapeken. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here