Pembangunan RTH Tajamara di Sumenep Belum Ada Kepastian

×

Pembangunan RTH Tajamara di Sumenep Belum Ada Kepastian

Sebarkan artikel ini
Pembangunan RTH Tajamara di Sumenep Belum Ada Kepastian
Bambang Iriyanto

SUMENEP, Limadetik.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terus melakukan pembangunan dibidang infrastruktur. Satu diantaranya adalah pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) Tajamara.

Hanya saja, pembangunan RTH ini sejak ditinggalkan kontraktornya tidak jelas nasibnya. Hingga saat ini tidak ada lagi aktifitas.

“Hingga saat ini belum ada kejelasan. Kami harap proyek itu tidak menambah jumlah monomen mangkraknya proyek di Sumenep,” kata Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Moh. Ramsi, Rabu (18/4/2018)

Menurutnya banyak proyek yang mangkrak. Diantaranya silo jagung di Kecamatan Bluto, resi gudang di Kecamatan Ganding dan klaster rumput laut di Kecamatan Bluto.

“Semoga saja tidak seperti itu. Biar anggaran negara tidak mubazdir,” tukasnya.

Diketahui, pembangunan RTH Tajamara dikerjakan oleh PT Duta Salik dengan anggaran sebesar Rp4 miliar. Dari anggaran tersebut hanya terserap sekitar Rp1,8 miliar dari total anggaran yang disediakan, sisanya dikembalikan ke kas daerah (Kasda).

Dikembalikannya sisa anggaran itu dikarenakan rekanan tidak bisa menyelesaikan sesuai deadline waktu pekerjaan. Sehingga terpaksa diputus kontrak. Saat ini kabarnya rekanan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Sumenep atas pemutusan kontrak yang dilakukan oleh Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya, Sumenep, Bambang Iriyanto mengatakan pembangunan RTH Tajamara akan dilanjutkan. Hanya saja pihaknya belum bisa memastikan kapan kelanjutan pembangunan itu mulai dilakukan.

“Nanti pasti kami lanjutkan. Hanya saja saat ini masih dalam penhitungan dari BPK (badan pemeriksa keuangan),” katanya. (hoki/rud)