https://limadetik.com/

Pemerintah Sumenep Ajak Masyarakat Awasi Penyaluran BLT

  • Bagikan
IMG 20200425 105937
Ilustrasi foto uang

SUMENEPlimadetik.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur,mengajak masyarakat untuk mengawasi penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa.

Hal itu disampaikan Kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (SPMD) Sumenep, Moh. Ramli, Sabtu (25/4/2020).

https://limadetik.com/

Pihaknya menegaskan, masyarakat bisa melaporkan kepada penegak hukum apabila menemukan praktik penyaluran atau pendataan yang mengarah pada tindak pidana.

“Masyarakat sendiri bisa melakukan control sosial, jika ada pelanggaran pidana silahkan laporkan kepada APH (aparat penegak hukum). Jika dianggap tidak prosedural, silahkan laporkan kepada Inspektorat sebagai lembaga pengawas,” ujarnya.

Secada struktural pengawasan penyaluran bantuan yang bersumber dari Dana Desa (DD) tersebut sudah dianggap maksimal, mulai dari jajaran Kepolisian, Kejaksaan, Camat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) juga ikut melakukan pengawasan.

Mantan Kepala Dinas Sosial ini melanjutkan, BLT merupakan bantuan bersyarat yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu atau terdampak covid-19, seperti mantan buruh pabrik yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi covid-19, tukang ojek, pelaku UKM yang tutup akibat wabah virus mematikan itu.

Kriteria tersebut dipertegas dalam surat edaran yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Edy Rasiyadi tertanggal 17 April 2020.

Dalam surat tersebut terdapat beberapa kriteria yang boleh diusulkan menjadi penerima BLT, diantaranya buruh harian, buruh tani, kuli, tukang ojek maupun ojol, sopir angkot, tukang becak, nelayan dan pedagang kaki lima. (hoki/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan