Pemerintah

Pemkab Sumenep Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

×

Pemkab Sumenep Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

Sebarkan artikel ini
Penghargaan UHC Award 2026 diterima langsung oleh Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, didampingi Kepala DKP2KB Sumenep serta jajaran pimpinan BPJS Kesehatan setempat.
Kanan, Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim bersama Kepala Dinas Kesehatan P2KB, dr. Elliya Fardasyah

Pemkab Sumenep Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

LIMADETIK.COM, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya, setelah sukses mempertahankan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di atas 95 persen serta tingkat keaktifan peserta lebih dari 85 persen setiap bulan.

Penghargaan tersebut diserahkan pada Selasa (27/1/2026) dalam acara UHC Award yang digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada daerah yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam mendukung Program JKN, khususnya dalam menjaga cakupan kepesertaan dan konsistensi pembayaran iuran.

Penghargaan UHC Award 2026 diterima langsung oleh Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, didampingi Kepala DKP2KB Sumenep serta jajaran pimpinan BPJS Kesehatan setempat.

Usai menerima penghargaan, KH. Imam Hasyim menyampaikan bahwa predikat Kategori Madya merupakan hasil dari konsistensi daerah dalam memenuhi kewajiban pembayaran iuran JKN, sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan capaian ke tingkat yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah, Kabupaten Sumenep kembali mendapatkan UHC Award 2026 kategori Madya karena telah memenuhi seluruh persyaratan pembayaran iuran. Ke depan, kami menargetkan peningkatan agar bisa naik ke kategori Utama,” ujarnya.

Secara tegas KH. Imam.Hasyim menyebutkan, keberhasilan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas, kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.

“Melalui program UHC, Pemkab Sumenep berkomitmen memastikan masyarakat merasakan manfaat layanan kesehatan yang lebih ringan dan dapat diakses di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Komitmen tersebut juga diperkuat dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan melalui penguatan fasilitas kesehatan primer, sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang kesehatan.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Sumenep, Ellya Fardasah, mengungkapkan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam membiayai iuran Peserta Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID).

“Cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Sumenep telah melampaui 95 persen dengan tingkat keaktifan peserta di atas 85 persen setiap bulan. Ini menunjukkan akses layanan kesehatan masyarakat semakin luas dan merata,” jelasnya, Rabu (28/1/2026).

Dia menegaskan, prestasi yang diraih secara berkelanjutan tersebut menjadi bukti komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjamin perlindungan kesehatan masyarakat serta memperluas akses layanan medis yang adil dan merata.

“Pemerintah daerah secara konsisten membiayai iuran PBID. Ini adalah bentuk nyata keberpihakan Pemkab Sumenep terhadap perlindungan kesehatan masyarakat,” tandasnya.

Penghargaan UHC Award 2026 diterima langsung oleh Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, didampingi Kepala DKP2KB Sumenep serta jajaran pimpinan BPJS Kesehatan setempat.