SUMENEP, Limadetik.com – Persoalan banjir yang terjadi di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sepertinya menjadi persoalan serius. Buktinya, untuk penanganan banjir di Kota Keris itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Dul Siam mengungkapkan, penanganan banjir membutuhkan anggaran Rp 55 M. Hal itu diketahui setelah rapat koordinasi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Bappeda, Dinas PU Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman (PRKP), dan Cipta Karya, PU Bina Marga dan PU Sumber Daya Air.
“Informasi dari PU Cipta Karya, penangan banjir ini untuk anggaran 2019 membutuhkan Rp 55 M,” katanya, Rabu (14/3/2018).
Pihaknya mengaku akan mendukung anggaran yang dibutuhkan selama penggunaannya jelas dan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang mengganggu kelancaran aktifitas masyarakat. “Anggaran banjir tahun ini sekitar Rp 9 M,” imbuhnya.
Diketahui, beberapa waktu lalu beberapa titik di Sumenep terjadi banjir akibat Kali Marengan tidak mampu menampung derasnya air. Bahkan, Kali Marengan meluap dan air masuk ke rumah warga di Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota. (hoki/rud)