DaerahNasional

Peringatan World Cleanup Day (WCD) di Sampang

×

Peringatan World Cleanup Day (WCD) di Sampang

Sebarkan artikel ini
IMG 20190921 WA0068
Kegiatan WCD di Pasar Srimangunan Kabupaten Sampang

SAMPANG, limadetik.com — Peringatan World Cleanup Day (WCD) hari bersih-bersih se Dunia, digerakkan beberapa komunitas penggiat lingkungan dan siswa-siswi Sampang untuk melakukan kampanye gerakan memungut sampah di Pasar Srimangunan, Kecamatan Sampang Kota, Sabtu (21/9/2019).

Pantauan di lokasi Pasar Srimangunan, sekitar pukul 08.00 WIB, ratusan siswa yang terdiri dari peserta didik SD, SMP, dan SMA tersebut mulai melakukan aksi di seluruh sudut Pasar Srimangunan.

Koordinator aksi Lukman Budiarto menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan secara serentak di 154 Negara dan 500 Kabupaten/Kota se-Indonesia.

World Clean Up Day ini dicetuskan oleh Negara Estonia pada Tahun 2018 dan ini merupakan pelaksanaan yang kedua kalinya,” ucapnya.

20190921 151522
Kegiatan WCD di Pasar Srimangunan Kabupaten Sampang

Kemudian maksud dan tujuan dari kegiatan bersih-bersih tersebut yaitu ingin memberikan edukasi kepada masyarakat supaya memiliki kesadaran akan menjaga kebersihan disekitar kita khususnya kepada pedagang di pasar.

“Kami menggandeng sekolah-sekolah adiwiyata dan para penggiat lingkungan agar kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Sementara Faisol Ansori pelaksana tugas (plt) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang, ia sangat mendukung World Cleanup Day (WCD) hari bersih-bersih se Dunia yang dilakukan oleh para relawan baik pengiat dan para siswa-siswi dengan bersih-bersih di Pasar Srimangunan Sampang Kota.

“Acara tersebut sangat baik sekaligus memberikan edukasi terutama kepada pelajar dan masyarakat untuk senantiasa peduli terhadap lingkungan sekitar kita. Kami berharap kedepan masyarakat Sampang tumbuh sebuah paradigma yang memiliki tingkat kepedulian tinggi terhadap lingkungan, supaya terwujud lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman di Kubupaten Sampang” harapnya. (NOR/YT)