Daerah

Peserta Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan Jatim 2018 Kecewa

×

Peserta Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan Jatim 2018 Kecewa

Sebarkan artikel ini
20181215 180306

MOJOKERTO, Limadetik.com — Acara Jambore Jatim 2018 yang di selenggarakan oleh cipayung plus jawa timur di Ubaya Training Center yang berlangsung sejak 13-16 Desember 2018 di Trawas, Jawa Timur, dimana kegiantan ini menjadi salah satu motivasi para peserta untuk memupuk rasa cinta terhadap Bangsa dan mampu menjadi orang yang mandiri dalam bentuk berwirausaha.

Sasaran peserta dari berbagai organisasi ekstra kampus dan Badan Eksikutif Mahasiswa (BEM) Universitas dan OKP lainya, dengan demikian semua pemuda yang lulus dalam persyaratan administrasi secara langsung menjadi peserta Jambore Jatim 2018 dengan yang sudah registrasi ditempat kurang lebih lima ratus peserta.

Ketertarikan dan menjadi magnet dalam kegiatan jambore ini adalah narasumber yang telah disebar di media sosial menjadi salah satu pendorong peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut, tetapi ternyata setelah berjalannya kegiatan narasumber yang rencananya mau mendatangkan Presiden RI  Joko Widodo, Kapolri
Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian,
M.A., Ph.D, Panglima TNI
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Moh. Mahfud M.D, ternyata belum bisa menghadiri kegiatan jambore tersebut.

“Seluruh peserta merasa kecewa, dengan demikian dalam kegiatan yang begitu besar ini sebenarnya menjadi momentum untuk meningkat kualitas, tetapi berjalannya kegiatan jombore jatim 2018 tidak kondusif lagi dan tidak sesuai dengan yang di inginkan oleh perserta” kata Sugiantoso, salah seorang peserta dari Unmer Malang.

Menurutnya, dalam kegiatan ada beberapa kejadian mulai dari keterlambatan informasi pemateri dan tempat istirahat yang malamnya di guyur hujan, tempat tendanya tidak bisa dipakai untuk istirahat, sebagian para peserta emosi dan memilih keluar dari forum untuk memilih tidak ikut.

“Acara ini sangat di sayangkan oleh para peserta karena outpun kegiatan ini tidak ada kejelasan dan belum mampu memberikan yang terbaik dan harapan yang diinginkan oleh peserta, oleh karena itu perlunya evaluasi dalam kegiatan ini untuk menjadi pelajaran dalam kegiatan selanjutnya” tukas pemuda asal kepulauan Sumenep ini. (sg/yd)