PAMEKASAN, limadetik.com — Para peserta jalan-jalan sehat (JJS) di peringatan hari Bhayangkara ke-73 di Kabupaten Pamekasan, Minggu (16/6/2019) mengaku kecewa. Pasalnya, lantaran kupon di detik-detik terakhir tidak diundi.

Pantaun di lapangan, ada dua jenis hadiah yang tak jadi diserahkan ke peserta. Hadiah tersebut langsung diamankan ke dalam mobil. Masing-masing meliputi mesin cuci dan proyektor LCD. Jumlahnya mesin cuci satu buah, dan proyektor LCD dua buah.

Di atas panggung, masih berjejer hadiah lain untuk diberikan ke peserta. Saat pembawa acara hendak membacakan nomor undian kupon, lantas salah seorang polisi langsung mengalihkan dan memanggil satu persatu peserta dari berbagai elemen organisasi tanpa mengundinya.

Ada 15 peserta perwakilan dari berbagai elemen, mulai Kodim 0826, Persid Chandra Kirana, BPBD, dan wartawan. Mereka bergegas ke atas panggung langsung menerima hadiah.

Innayah (27) peserta jalan sehat dari Bangkalan kecewa dengan sikap panitia lantaran membagikan kupon tanpa diundi. Menurutnya hal tersebut dinilai tidak beguna.

“Buat apa kupon ini, saya jauh-jauh datang ternyata tidak ada jelas,” kata Innayah kepada wartawan di Pamekasan.

Diketahui, polisi yang mencegat pembawa acara adalah Kasat Binmas Polres Pamekasan AKP Khairul Umam.

Ia enggan menerima klarifikasi dari sejumlah wartawan dan melemparnya ke bagian Humas Polres Pamekasan.

“Jangan ke saya, ke Humas saja,” singkatnya. (arif/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here