Peserta Tes CPNS di Sumenep Kedapatan Bawa Jimat dan Uang Jutaan Rupiah

Peserta tes CPNS dilakukan pemeriksaan sebelum masuk ruang ujian (Nikam Hokiyanto)

SUMENEP, limadetik.com – Agar cita-cita menjadi pegawai negeri tercapai, peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tidak hanya mengandalkan kemampuan keilmuan semata. Buktinya, salah satu peserta tes CPNS kedapatan bawa jimat. Bahkan sebagian yang lain diketahui membawa uang jutaan rupiah.

Baca: Di Sumenep, Dari 720 CPNS hanya 51 Orang yang Lolos “Passing Grade”

“Saat mau masuk ruangan tes dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Karena memang tidak diperbolehkan membawa barang apapun. Hasilnya ternyata ada yang membawa jimat dan ada yang membawa uang Rp 3 juta,” Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Titik Suryati, Kamis (8/11/2018).

Sehingga pihaknya meminta barang bawaan peserta agar dititipkan di tempat penitipan yang disiapkan panitia. “Katanya uang Rp 3 juta itu baru saja ngambil di ATM. Kami minta untuk terlebih dahulu dititipkan sebelum masuk ruangan tes,” ucapnya.

Diketahui, hingga hari ketiga pelaksanaan tes CPNS dari 720 peserta yang sudah mengikuti seleksi, baru 51 orang yang dinyatakan lolos “passing grade” atau ambang batas.

“Hal itu terdiri 40 peserta formasi K2, 5 orang dari formasi umum dan 6 orang formasi cumlaude (lulus dengan pujian,” terangnya.

Dalam Seleksi Kompetisi Dasar (SKD), ada tiga aspek yang diujikan, yakni Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dengan “passing grade” TKP 143, TIU 80, dan TWK 75.

“Dari tiga aspek yang diujikan harus mencapai ambang batas. Jika salah satunya tidak sampai, maka tidak lolos ‘passing grade’,” tukasnya.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Permenpab RB) lulus CPNS harus memiliki ambang batas minimal dengan nilai SKD 260.

Tes CPNS 2018 dilakukan melalui sistem Computer Assisted Test (CAT). Sistem CAT ini dipakai untuk tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Diketahui Sumenep 2018 mendapat kuota sebanyak 372 formasi. Untuk formasi terbanyak yang diperlukan dalam rekrutmen CPNS adalah guru K2: 163 orang, guru non K2 40 orang. Sedangkan tenaga kesehatan 125 orang, dan tenaga teknis 44 orang. (hoki/rud)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here