SIDOARJO, Limadetik.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sidoarjo melakukan bakti sosial pada waktu dini hari di momentum waktu sahur, kepada para tukang becak di sepanjang jalan kota Sidoarjo, Rabu (20/5/2020).

Menurut Soni, Ketua PMII Cabang Sidoarjo, dalam kondisi PSBB jilid 2 ini yang melakukan pelarangan terhadap setiap warga sidoarjo untuk keluar rumah dan beraktivitas di luar, karena sebagai upaya pemutusan rantai Covid 19 di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur yang mana pasien positif sudah mencapai 300 lebih per tanggal 18 Mei 2020 dari informasi dinas Kominfo Sidoarjo.

Sehingga, hal ini membuat banyak dampak terutama bagi tukang becak di Sidoarjo yang mana dari peraturan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) membuat penumpang hampir tidak ada sama sekali.

“Dalam upaya membantu meringankan beban saudara-saudara kita. Dengan hasil kaos Covid-19 yang kita kerjakan dengan Laziznu sidoarjo. Gusdurian. Dan CV euforia sablon. Kita bisa memberikan sedikit bantuan pada saudara-saudara kita. Semoga bisa membantu dan meringankan bebannya dalam pandemi ini” tutur Soni, Ketua PC PMII Sidoarjo.

Dia menambahkan, perang melawan virus Covid-19 ini. Bukan hanya pemerintah yang berjuang, tetapi seluruh organisasi dan tokoh masyarakat harus saling bantu untuk memutus laju virus Covid 19.

“Perang melawan virus ini kita harus bersama-sama dengan pemerintah. Sebab sangatlah kurang tepat jika semua beban akibat covid-19 ini kita tumpukan pada pemerintah” terangnya. (tnt/efa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here