PAMEKASAN, Limadetik.com – Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan, Madura, Jawa Timur melaksanakan giat operasi penyakit masyarakat (Pekat) ke jumlah tempat hiburan karaoke, hotel dan rumah kos di wilayah itu, Sabtu (06/01/2018) malam.

Polisi saat merazia tempat hiburan malam di pamekasan

Sedikitnya, 45 anggota gabungan polres setempat dipimpin oleh Kabag Opsi Kompol Sarpan bersama Kasatreskoba, AKP Mohammad Sjaiful serta KBO Shabara dikerahkan untuk menyisir tempat – tempat hiburan malam yang terindikasi tidak mengantongi izin dimulai pukul 20.15 hingga selesai sekitar pukul 23.00 WIB dengan tujuan menciptakan Pamekasan aman kondusif dari peredaran narkoba kejahatan lainnya.

Adapun tempat Room karaoke yang dirazia itu, 20 room Hotel & Resto Putri jl. Trunojoyo, 10 room RM. Puja Sera (PJS) JL. Niaga, ruang karaoke terbuka Kafe 55 di Jl. Raya Murtajih Pademawu, 15 kamar kost – kostan Al-Kahfi di jl. Pintu Gerbang, terakhir di tempat kost E-Be sebanyak 12 kamar juga dirazia.

Sejumlah anggota polres melakukan pemeriksaan identitas dan tes urine terhadap 50 orang. 9 orang pemandu karaoke Hotel Putri dinyatakan Negatif setelah dilakukan pemeriksaan tes urine, 3 orang pemandu tempat karaoke di RM Pujasera dan 2 orang pengunjung juga dites urine, namun juga negatif.

Selain itu, pemeriksaan tes urine juga dilakukan terhadap 3 pemandu karaoke Kafe 55 dan 3 orang penghuni kos E-Be, namun tak ada satupun yang positif mengkonsumsi barang barang terlarang seperti narkoba.

Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo melalui Kabag Ops Polres setempat, Kompol Sarpan menjelaskan, operasi Pekat ini dilaksanakan untuk menciptakan suasana Pamekasan aman, kondusif, dan terkendali dari peredaran narkoba khususnya di wilayah hukum Kabupaten bsrslogan bumi Gerbang Salam.

“Untuk Razia malam ini setelah kita melakukan tes urine terhadap sejumlah pemandu karaoke dan memeriksa pengunjung serta penghuni kos dan hasilnya nihil, ” kata Kompol Sarpan, menjelaskan.

Menurut mantan Kasatreskoba Polres Pamekasan ini,  saat melakukan razia terhadap pengunjung, petugas mendapati pengunjung atas nama NS membawa senjata tajam berupa pisau lipat, pria itu diamankan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, berdasarkan release hasil operasi Pekat yang disampaikan bagian Humas Polres setempat, setelah diperiksa oleh anggota satreskrim yang bertugas paket malam, NS membawa pisau karena pekerjaannya menjadi pemotong plastik.(arf/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here