PT Pupuk Indonesia Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi Petani Bondowoso
LIMADETIK.COM, BONDOEWOSO – PT Pupuk Indonesia menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi untuk kebutuhan petani di Kabupaten Bondowoso pada tahun anggaran 2026 dalam kondisi aman dan mencukupi.
Berdasarkan data alokasi pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun 2026, Kabupaten Bondowoso memperoleh alokasi pupuk Urea sebesar 33.791 ton dan pupuk NPK sebanyak 23.861 ton.
Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan pupuk organik sebesar 469 ton serta pupuk ZA sekitar 132,9 ton yang akan disalurkan ke 22 kecamatan.
Account Executive PT Pupuk Indonesia Jatim 3, Slamet Saputra, mengatakan alokasi pupuk bersubsidi tersebut disusun berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang diinput langsung oleh petani melalui sistem elektronik.
“Alokasi pupuk bersubsidi ini telah disesuaikan dengan kebutuhan petani yang terdaftar di RDKK. Dari sisi stok dan kesiapan distribusi, Bondowoso aman untuk tahun 2026,” ujar Slamet pada Limadetik.com, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan secara bertahap melalui distributor dan kios resmi yang telah ditunjuk pemerintah.
Besaran alokasi di tiap kecamatan berbeda-beda, menyesuaikan luas lahan pertanian, jenis komoditas, serta intensitas masa tanam.
Menurut Slamet, PT Pupuk Indonesia bersama pemangku kepentingan terkait juga melakukan pengawalan distribusi secara ketat guna memastikan pupuk bersubsidi tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan di lapangan.
“Kami mengimbau petani menebus pupuk sesuai alokasi yang tercantum di sistem. Semua sudah diatur agar penyaluran merata dan tidak menimbulkan kelangkaan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan petani untuk memastikan data kepesertaan aktif serta menebus pupuk bersubsidi hanya di kios resmi yang telah ditetapkan pemerintah.
“Pupuk bersubsidi ini merupakan fasilitas negara. Jika dimanfaatkan sesuai aturan, dampaknya akan sangat besar dalam mendukung produktivitas dan ketahanan pangan di Bondowoso,” pungkas Slamet.












