SITUBONDO, Limadetik.com – Anggota Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Situbondo bersama Tim SAR dan Aparat Kepolisian, Koramil Arjasa dan pihak lainnya berhasil mengevakuasi seorang korban meninggal akibat tanah longsor, Nasumi (67). Minggu, (25/02/2018).
Kronologinya korban terbawa longsor saat menjaga ladang jagungnya di curah sungai Dusun Pelle RT.002 RW.001, Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Sabtu (24/02). Di saat itu korban diketahui sekitar pukul 13.00 WIB, berangkat ke ladang jagung miliknya bersama suaminya Sutarno (70).
Karena cuaca hujan lebat, maka korban bersama suaminya berteduh di gubuk miliknya yang ada di ladang jagung tersebut. Namun, nahas saat berteduh tiba-tiba terjadi tanah longsor di dekat gubuk tempatnya berteduh yang menimpa suami istri tersebut.
Akibatnya tanah longsor menyeret korban Nasumi ke arus sungai, sedangkan suaminya berhasil menyelamatkan diri dan ditemukan oleh warga setempat bernama Slamet. Selanjutnya, Sutarno dibawa oleh Slamet kepihak keluarga.
Akhirnya istrinya Nasumi berhasil ditemukan oleh Anggota Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Situbondo bersama Tim SAR.
“Setelah melakukan pencarian akhirnya korban Nasumi ditemukan, Minggu, (25/02/2018) sekitar pukul 10.00 WIB di curah sungai Dusun Pelle RT.002 RW.001, Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo,” kata Puriyono anggota Pusdalops BPBD Situbondo.
Sekitar pukul 11.00 WIB – 13.00 WIB korban berhasil dievakuasi, dengan jarak tempuh kurang lebih 12 kilometer perjalanan dari tempat penemuaan hingga ke rumah duka melalui jalan pegunungan.
Yang ikut melakukan evakuasi korban, kata Puriyono, diantaranya, Anggota Polres Situbondo, Polsek Arjasa, pihak Kecamatan Arjasa beserta jajarannya, Koramil Arjasa, Pusdalops BPBD Situbondo, perangkat Desa Kayumas, warga setempat dan Basarnas Pos SAR Jember.
“Selain ikut melakukan evakuasi korban, Pusdalops BPBD Situbondo juga melakukan kaji cepat serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait,” pungkasnya. Senin, (26/02/2018).
Sementara itu, Kepala Desa Kayumas, Abdul Djalil membenarkan, “Telah terjadi bencana tanah longsor yang mengakibatkan warganya meninggal dunia dengan terseret arus sungai. Dan pada hari Minggu, (25/02/2018) berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh BPBD Situbondo dan Tim SAR”.
“Kami berterimakasih kepada semua pihak yang turut membantu proses evakuasi tersebut”, ujar Djalil. (aka/rud)