Kesehatan

Sinung: Perlu Penanganan Serius Atasi Gizi Buruk

×

Sinung: Perlu Penanganan Serius Atasi Gizi Buruk

Sebarkan artikel ini
BONDOWOSO Limadetik.com Semakin meningkatnya kasus Stunting Gizi Buruk yang terjadi di Bondowoso pada pertengahan Tahun 2018 menandakan penanganan untuk menekan Gizi buruk ini berjalan kurang maksimal

BONDOWOSO, Limadetik.com — Semakin meningkatnya kasus Stunting Gizi Buruk yang terjadi di Bondowoso pada pertengahan Tahun 2018 menandakan penanganan untuk menekan Gizi buruk ini berjalan kurang maksimal.

Ini bisa diketahui berdasarkan data dari pemantauan Gizi Jawa Timur di Tahun 2017 angka Gizi buruk di Bondowoso hanya 16,47%,namun hingga pertengahan tahun atau Bulan Juni 2018, Bondowoso mengalami kenaikan yang cukup signifikan dengan penderita Gizi buruk mencapai 38,3%.

Hal tersebut mendapat sorotan dari Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bondowoso, Sinung Sudrajat, bahwa Bondowoso sudah masuk kategori skala preoritas dalam penanganan Gizi buruk.

“Saya berharap penanganan Stunting Gizi buruk ini bukan hanya dilakukan oleh Dinas Kesehatan itu sendiri,melainkan harus ada peran serta Pemerintah Desa setempat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Dinas Sosial, karena semua juga mempunyai peran penting untuk mengentaskan permasalahan stunting ini,” kata Sinung pada Limadetik.com, Rabu (29/8/2018).

Ketua Fraksi PDIP ini juga menambahkan bahwa adanya petugas medis yang tersebar di desa-desa harus lebih meningkatkan penyuluhan dan falidasi data, dan lebih sering memberikan pemahaman kepada masyarakat apa itu gizi buruk.

“Seharusnya Petugas medis yang ada di Desa yang masuk kategori Desa tertinggal harus lebih lagi memberikan pelayanan yang lebih dan falidasi data yang tepat, sehingga yang menjadi skala preoritas dalam pengentasan Stunting Gizi buruk akan tepat sasaran,” pungkasnya. (budhi/rd)