Daerah

Syamsul Bahri DPRD Sumenep Imbau Warga Kepulauan Tenang Sikapi Isu BBM Subsidi, dan Apresiasi Imbauan Pemdes Pagerungan Kecil

×

Syamsul Bahri DPRD Sumenep Imbau Warga Kepulauan Tenang Sikapi Isu BBM Subsidi, dan Apresiasi Imbauan Pemdes Pagerungan Kecil

Sebarkan artikel ini
Syamsul Bahri DPRD Sumenep Imbau Warga Kepulauan Tenang Sikapi Isu BBM Subsidi, dan Apresiasi Imbauan Pemdes Pagerungan Kecil
Syamsul Bahri, Anggota DPRD Sumenep

Syamsul Bahri DPRD Sumenep Imbau Warga Kepulauan Tenang Sikapi Isu BBM Subsidi, dan Apresiasi Imbauan Pemdes Pagerungan Kecil

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Anggota DPRD Sumenep asal Kepulauan Sapeken, Syamsul Bahri, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang menyikapi isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang beredar di wilayah kepulauan.

Imbauan tersebut sejalan dengan surat edaran Pemerintah Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, yang meminta masyarakat tidak terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Isu seperti ini memang sangat sensitif, apalagi untuk masyarakat kepulauan yang sangat bergantung pada distribusi BBM,” ujar Syamsul Bahri, Jumat (3/4/2026).

Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada kebijakan resmi dari pemerintah terkait kenaikan harga BBM subsidi. Namun demikian, kelangkaan yang terjadi di lapangan kerap dipicu oleh sejumlah faktor non-kebijakan.

Di antaranya adalah efek informasi simpang siur yang memicu panic buying, gangguan distribusi akibat cuaca dan transportasi laut, serta kemungkinan adanya oknum yang memanfaatkan situasi melalui penimbunan atau penjualan di atas harga normal.

“Kalau tidak ada kenaikan resmi, tetapi terjadi kelangkaan dan harga naik, biasanya karena kepanikan masyarakat atau distribusi yang tersendat,” jelasnya.

Melalui surat edaran tersebut, Pemdes Pagerungan Kecil juga mengimbau warga untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Selain itu, pemerintah desa meminta pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar hingga ke wilayah kepulauan, serta meningkatkan pengawasan guna mencegah praktik penimbunan dan permainan harga.

Syamsul Bahri menegaskan bahwa kebutuhan masyarakat kepulauan harus menjadi prioritas utama pemerintah.

“Kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas, dan pemerintah wajib hadir menjamin ketersediaan serta stabilitas harga BBM di kepulauan,” tegasnya.

Diharapkan dengan adanya imbauan ini, situasi di tengah masyarakat tetap kondusif dan tidak terjadi kepanikan yang dapat memperparah kondisi distribusi BBM di wilayah kepulauan.