Nasional

Terkesan Tutup Mata, Warga Masalembu “Sentil” Pemerintah dengan Bangun Jalan Secara Swadaya

×

Terkesan Tutup Mata, Warga Masalembu “Sentil” Pemerintah dengan Bangun Jalan Secara Swadaya

Sebarkan artikel ini
Terkesan Tutup Mata, Warga Masalembu "Sentil" Pemerintah dengan Bangun Jalan Secara Swadaya
FOTO: Warga Masalembu swadaya perbaiki jalan rusak

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Pemerintah terkesan tutup mata melihat kondisi jalan rusak. Masyarakat Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memperbaiki jalan tersebut melalui swadaya yang dimulai dari pertengahan bulan Juli 2022.

Juhamsah, warga desa Masalima menyampaikan bahwa, jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki ini akhirnya diperbaiki oleh warga sendiri dengan memprioritaskan jalan yang dilewati oleh Anak-Anak sekolah, salah satunya akses ke Sekolah Lemba Dusun Baru yang rusak parah dan banjir saat musim hujan.

Terkesan Tutup Mata, Warga Masalembu "Sentil" Pemerintah dengan Bangun Jalan Secara Swadaya
FOTO: Lokasi jalan sekolaj Assalafiya

“Alhamdulillah sekarang sudah selesai, sekarang kita bergeser ke tempat lain yaitu di depan Sekolah MI Assalafiyah 4 sebelah barat masjid Baitul Ittihad, perbatasan dusun Tengah dan dusun Baru desa Masalima” katanya, Jumat (29/7/2022).

Lanjut Juhamsyah, dirinya mengaku bahwa selama ini masyarakat sudah meminta pada pemerintah agar jalan yang rusak itu segera diperbaiki. Namun tak kunjung ada respon.

“Tetapi pemerintahnya tidak juga mau memperbaiki,” ungkap dia yang merupakan koordinator pada kegiatan perbaikan jalan rusak secara swadaya di Pulau/Kecamatan Masalembu yang terletak di kabupaten Sumenep provinsi Jawa Timur itu.

Terkesan Tutup Mata, Warga Masalembu "Sentil" Pemerintah dengan Bangun Jalan Secara Swadaya
FOTO: Lokasi jalan lemba

Jadi perbaikan jalan, lanjut warga desa Masalima itu melalui swadaya masyarakat. Sebab pemerintah kendati masyarakat sudah meminta jalan rusak di perbatasan antara dusun tengah dan dusun Baru desa Masalima yang menjadi akses utama masyarakat namun pemerintah tak bisa melek untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Akhirnya masyarakat memperbaiki sendiri melalui swadaya” tukasnya.