SKK Migas–MedcoEnergi Gandeng Media Sumenep, Perkuat Literasi Publik tentang Industri Hulu Migas
LIMADTIK.COM, SUMENEP – SKK Migas Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama Medco Energi Madura Offshore Pty. Ltd. (MedcoEnergi) memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan Silaturahmi dan Media Edukasi yang digelar di Kabupaten Sumenep, Senin (13/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Memperkuat Sinergi SKK Migas–MedcoEnergi bersama Insan Media Madura dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional” itu diikuti puluhan jurnalis dari berbagai organisasi kewartawanan di Sumenep. Forum tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman media mengenai industri hulu minyak dan gas bumi (migas), sekaligus memperkuat komunikasi antara pelaku industri dan publik.
Dalam sesi pemaparan, peserta memperoleh penjelasan menyeluruh mengenai rantai bisnis hulu migas, mulai dari tahapan eksplorasi, pengembangan lapangan, hingga produksi. Selain itu, dijelaskan pula mekanisme kerja Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, serta implementasi Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang dijalankan MedcoEnergi di wilayah operasional Madura.
Hadir dalam kegiatan tersebut Senior Manager Relations & Security Offshore MedcoEnergi Ary Dwipermana, Manager Field Relations & Community Enhancement East Java Hartono, Manager Media Relations Medco E&P Danof Daniel, serta jajaran SKK Migas Perwakilan Jabanusa.
Senior Manager Relations & Security Offshore MedcoEnergi Ary Dwipermana menegaskan bahwa keberhasilan operasional perusahaan di wilayah Selat Madura tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga oleh dukungan masyarakat, pemerintah daerah, dan media sebagai mitra strategis penyampai informasi.
Menurutnya, semakin baik pemahaman masyarakat terhadap proses kerja industri hulu migas, sistem pengawasannya, hingga manfaat yang dihasilkan bagi daerah, maka semakin kuat pula dukungan publik terhadap keberlangsungan operasi energi nasional.
“Wilayah Madura adalah bagian penting dari operasi kami di Jawa Timur. Semakin baik masyarakat memahami bagaimana industri hulu migas bekerja, apa manfaatnya, bagaimana pengawasannya, dan apa saja program yang kami jalankan bersama masyarakat, semakin kuat pula fondasi kami untuk beroperasi secara aman dan berkelanjutan. Di situlah peran insan media menjadi sangat berarti,” ujar Ary.
Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, menilai media memiliki posisi strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai industri hulu migas yang selama ini kerap dipandang kompleks.
Ia menjelaskan, industri hulu migas merupakan sektor yang padat modal, padat teknologi, serta memiliki tingkat risiko tinggi. Karena itu, informasi yang disampaikan kepada publik harus akurat, objektif, dan berimbang agar masyarakat memahami kontribusi sektor tersebut terhadap pembangunan daerah maupun ketahanan energi nasional.
“Kami mengapresiasi peran rekan-rekan media yang selama ini menghadirkan informasi yang akurat, objektif, dan berimbang. Kami berharap ruang komunikasi antara SKK Migas, KKKS, dan insan media terus terjaga sehingga masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai industri hulu migas serta manfaatnya bagi bangsa,” kata Anggono.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga membuka ruang dialog interaktif antara narasumber dan insan pers. Berbagai isu mengenai perkembangan industri migas, tantangan komunikasi publik, hingga strategi penyampaian informasi kepada masyarakat dibahas secara terbuka.
Melalui forum tersebut, SKK Migas dan MedcoEnergi kembali menegaskan komitmennya membangun komunikasi yang transparan, kolaboratif, dan berkelanjutan dengan media. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi publik sekaligus memperkuat dukungan masyarakat terhadap peran strategis industri hulu migas dalam menjaga ketahanan energi nasional serta mendorong pembangunan daerah.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi









