Jadikan Keris Souvenir Resmi, Bupati Sumenep Perkuat Identitas Daerah dan Dongkrak Ekonomi Perajin

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 03:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Achmad Fauzi saat acara jamasan keris keraton (dok LD)

Bupati Achmad Fauzi saat acara jamasan keris keraton (dok LD)

Jadikan Keris Souvenir Resmi, Bupati Sumenep Perkuat Identitas Daerah dan Dongkrak Ekonomi Perajin

limadetik.com/, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengambil langkah konkret untuk memperkuat posisi keris sebagai identitas budaya sekaligus komoditas ekonomi daerah. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menjadikan keris karya empu lokal sebagai souvenir resmi bagi setiap tamu yang berkunjung ke Kabupaten Sumenep.

Kebijakan tersebut dinilai bukan sekadar perubahan bentuk cendera mata pemerintah, melainkan bagian dari strategi memperluas promosi keris Sumenep, menjaga keberlanjutan warisan budaya, dan membuka pasar yang lebih luas bagi para perajin.

Bupati Achmad Fauzi menegaskan pemerintah harus menjadi contoh dalam menggunakan produk unggulan daerah. Menurutnya, promosi terhadap kerajinan lokal akan lebih efektif jika dimulai dari lingkungan pemerintahan sendiri.

Baca Juga  7.200 Jamaah Ittisolana Sumenep Bertolak ke Haul Masyayikh Situbondo, Wabup Ajak Jaga Akhlak dan Perkuat Ukhuwah

“Saya menginstruksikan seluruh OPD agar setiap menerima tamu dari luar daerah memberikan souvenir berupa keris hasil karya perajin Sumenep. Kita memiliki produk yang berkualitas, bernilai budaya tinggi, dan telah menjadi identitas daerah yang harus kita banggakan,” kata Fauzi.

Ia mengatakan, setiap keris yang dibawa pulang tamu daerah bukan hanya menjadi cendera mata, tetapi juga media promosi yang mampu memperkenalkan Sumenep ke tingkat nasional hingga internasional.

“Di balik sebilah keris tersimpan sejarah, filosofi, karya seni, dan jati diri masyarakat Sumenep. Karena itu, keris harus terus diperkenalkan kepada dunia melalui langkah-langkah nyata,” ujarnya.

Menurut Fauzi, kebijakan tersebut juga merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pelaku ekonomi kreatif berbasis budaya. Dengan meningkatnya penggunaan keris sebagai souvenir resmi, permintaan terhadap hasil karya para empu dan perajin lokal diyakini akan ikut meningkat.

Baca Juga  Bupati Fauzi Siagakan Seluruh OPD Hadapi Kemarau 2026, Pemkab Sumenep Perkuat Mitigasi Krisis Air Bersih

“Kalau pemerintah konsisten menggunakan produk lokal, masyarakat dan para tamu akan semakin percaya terhadap kualitas karya anak daerah. Inilah bentuk keberpihakan nyata kepada para perajin,” katanya.

Kabupaten Sumenep selama ini dikenal sebagai salah satu sentra keris terbaik di Indonesia. Tradisi pembuatan keris telah diwariskan secara turun-temurun oleh para empu yang mempertahankan teknik tempa, nilai filosofis, serta kekhasan ornamen yang menjadi ciri keris Sumenep.

Karena itu, Pemkab Sumenep memandang pelestarian keris tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial atau festival budaya semata. Dukungan terhadap pemasaran dan penggunaan produk keris dalam aktivitas pemerintahan dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan tradisi tersebut tetap hidup dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga  Bupati Sumenep Minta Koperasi Tak Sekadar Bertahan, Tapi Dikelola Profesional

“Kita ingin para empu tidak hanya dikenal sebagai penjaga tradisi, tetapi juga memperoleh kesejahteraan dari karya yang mereka hasilkan. Budaya harus mampu menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Fauzi.

Ia berharap kebijakan tersebut dapat menjadi gerakan bersama di lingkungan pemerintah maupun masyarakat untuk semakin mencintai produk lokal. Menurutnya, semakin banyak karya perajin Sumenep digunakan, semakin kuat pula identitas daerah dan semakin besar peluang peningkatan kesejahteraan pelaku usaha budaya.

“Mari jadikan keris sebagai kebanggaan bersama. Ketika kita menggunakan karya masyarakat sendiri, kita bukan hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga membangun masa depan ekonomi daerah yang lebih kuat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polresta Sumenep Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas kepada Pelajar SMPN 5
DPRD Sumenep Gelar Jalan Sehat Politik, Siapkan 1.500 Paket Sembako dan Hadiah Rp100 Juta
DPMPTSP Sumenep Dorong Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Triwulan III 2026
RDTR Sumenep Disusun, Bupati Fauzi Tekankan Koordinasi dan Kemampuan Fiskal
Bupati Sumenep Dorong Pelajar Perkuat Budaya Literasi di Tengah Arus Informasi Digital
Baznas Jatim Timur Kolaborasi dengan Baznas Sumenep Bantu Warga Desa Langsar yang Krisis Air Bersih
SMSI Sumenep Dorong Media Lokal Keluar dari Zona Nyaman, Bidik Pasar Nasional
Polisi Ungkap Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Pria 43 Tahun Diamankan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Satlantas Polresta Sumenep Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas kepada Pelajar SMPN 5

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:56 WIB

DPRD Sumenep Gelar Jalan Sehat Politik, Siapkan 1.500 Paket Sembako dan Hadiah Rp100 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:32 WIB

DPMPTSP Sumenep Dorong Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Triwulan III 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:00 WIB

RDTR Sumenep Disusun, Bupati Fauzi Tekankan Koordinasi dan Kemampuan Fiskal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Bupati Sumenep Dorong Pelajar Perkuat Budaya Literasi di Tengah Arus Informasi Digital

Berita Terbaru