Realisasi Investasi Sumenep Melonjak, LKPM Triwulan II Tembus Rp117,67 Miliar

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Baru DPMPTSP Kabupaten Sumenep

Kantor Baru DPMPTSP Kabupaten Sumenep

Realisasi Investasi Sumenep Melonjak, LKPM Triwulan II Tembus Rp117,67 Miliar

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Kinerja pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Kabupaten Sumenep pada Triwulan II Tahun 2026 mencatat lonjakan signifikan. Hingga 13 Juli 2026, realisasi investasi yang tercatat telah mencapai Rp117,67 miliar atau 104,60 persen dari target Triwulan II sebesar Rp112,50 miliar.

Capaian tersebut tidak hanya melampaui target sebesar Rp5,17 miliar, tetapi juga menunjukkan peningkatan yang sangat mencolok dibandingkan capaian Triwulan I yang hanya mencapai Rp42,69 miliar.

Dengan demikian, realisasi investasi pada Triwulan II meningkat hampir tiga kali lipat hanya dalam kurun waktu satu triwulan.

Data DPMPTSP Kabupaten Sumenep menunjukkan perkembangan pelaporan LKPM berlangsung sangat cepat menjelang berakhirnya masa pelaporan pada 15 Juli 2026. Pada 6 Juli, nilai investasi yang masuk masih berada di angka Rp306 juta. Dua hari kemudian, tepatnya 8 Juli, nilainya melonjak menjadi Rp13,40 miliar.

BACA JUGA  Bupati Sumenep Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Tegaskan Penguatan Tata Kelola dan Ekonomi Daerah

Peningkatan terus berlanjut pada 9 Juli menjadi Rp32,98 miliar, kemudian naik hampir dua kali lipat pada 10 Juli hingga mencapai Rp63,96 miliar.

Momentum terbesar terjadi pada 11 Juli, ketika realisasi investasi menembus Rp115,36 miliar atau 102,54 persen dari target Triwulan II. Artinya, target telah terlampaui dengan kelebihan sekitar Rp2,86 miliar.

Hingga 12 dan 13 Juli, nilai tersebut kembali bertambah menjadi Rp117,67 miliar, sehingga persentase capaian meningkat menjadi 104,60 persen dengan selisih lebih Rp5,17 miliar dari target yang ditetapkan.

Kepala DPMPTSP Sumenep, Heru Santoso, melalui Koordinator Substansi Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Herman Hariyanto, SE., M.Si, mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan LKPM sekaligus menunjukkan semakin efektifnya pendampingan yang dilakukan pemerintah daerah.

BACA JUGA  Buka Rangkaian HUT Ke-81 RI, Bupati Sumenep Ingatkan ASN Tak Terjebak Seremoni

Menurutnya, perbandingan antara Triwulan I dan Triwulan II menjadi salah satu poin yang paling menarik untuk dicermati. Jika pada Triwulan I realisasi investasi hanya mencapai Rp42,69 miliar, maka pada Triwulan II hingga 13 Juli telah menyentuh Rp117,67 miliar.

“Capaian Triwulan II meningkat hampir tiga kali lipat dibanding Triwulan I. Ini merupakan perkembangan yang sangat positif dan menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan laporan kegiatan penanaman modal,” ujar Herman.

Ia menjelaskan, capaian Triwulan I tidak bisa dilepaskan dari kondisi saat itu yang bertepatan dengan masa transisi pengalihan tanggung jawab pengelolaan LKPM dari Substansi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kepada Substansi Penanaman Modal di lingkungan DPMPTSP Kabupaten Sumenep.

“Triwulan I, tepatnya pada April 2026, merupakan masa transisi peralihan tanggung jawab tugas dari Substansi PTSP ke Substansi Penanaman Modal. Setelah proses tersebut berjalan dan dilakukan penguatan pendampingan kepada pelaku usaha, hasilnya mulai terlihat pada Triwulan II,” jelasnya.

BACA JUGA  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Publikasikan Indikator Mutu Triwulan II 2026, Direktur: Transparansi Jadi Kunci Peningkatan Layanan

Meski target telah terlampaui, DPMPTSP Sumenep masih terus mengoptimalkan pendampingan kepada pelaku usaha karena masa pelaporan LKPM masih berlangsung hingga 15 Juli 2026.

Pemerintah berharap masih terdapat tambahan realisasi investasi dari pelaku usaha yang belum menyampaikan laporan.
Keberhasilan melampaui target ini menjadi sinyal positif bagi iklim investasi di Kabupaten Sumenep.

Selain mencerminkan meningkatnya kepatuhan administrasi pelaku usaha, capaian tersebut juga menjadi indikator semakin baiknya tata kelola pelayanan penanaman modal yang dilakukan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan investasi dan pembangunan ekonomi daerah.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes P2KB Sumenep Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di JJS BPRS Bhakti Sumekar
Ratusan Karyawan BPRS Bhakti Sumekar Turun ke Jalan, Wabup Sumenep Bicara Makna Kemerdekaan
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Soliditas Karyawan
Perkuat Peran Mabigus, Kwaran Batuputih Gembleng Kepala Sekolah dan Pembina Pramuka Lewat Diklat Orientasi
Lepas Kontingen Jambore Nasional, Wabup Sumenep: Jaga Disiplin dan Harumkan Nama Daerah
BPRS Bhakti Sumekar Optimistis Pramuka Sumenep Mampu Harumkan Nama Daerah di Jambore Nasional
Korban Kebakaran Kapal Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siagakan Seluruh Unsur
Menhub Temui Bupati Sumenep, Sinergi Pusat-Daerah Diperkuat Tangani Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di JJS BPRS Bhakti Sumekar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Ratusan Karyawan BPRS Bhakti Sumekar Turun ke Jalan, Wabup Sumenep Bicara Makna Kemerdekaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Semangat Kemerdekaan Jadi Energi BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Soliditas Karyawan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Perkuat Peran Mabigus, Kwaran Batuputih Gembleng Kepala Sekolah dan Pembina Pramuka Lewat Diklat Orientasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Lepas Kontingen Jambore Nasional, Wabup Sumenep: Jaga Disiplin dan Harumkan Nama Daerah

Berita Terbaru