Bukan Sekadar Kibarkan Merah Putih, 75 Paskibraka Sumenep Jadi Sorotan Evaluasi Pemkab
LIMADETIK.COM, SUMENEP — Sukses mengawal pengibaran Sang Merah Putih pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan menjadi alasan bagi Pemkab Sumenep untuk berpuas diri. Sebaliknya, penampilan 75 anggota Paskibraka tahun ini menjadi bahan evaluasi untuk membongkar berbagai kekurangan yang masih ditemukan dalam pelaksanaan upacara.
Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep, Ir. Yanuar Yudha Bachtiar, memastikan evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh. Perbaikan tidak hanya diarahkan pada kesiapan Paskibraka, tetapi juga menyentuh aspek fasilitas, perlengkapan, lokasi upacara, hingga penampilan pendukung.
“Untuk tahun depan kami inginnya mungkin lebih meriah lagi, baik dari peralatan maupun perlengkapan yang dipersiapkan, termasuk di lokasi atau lapangan agar semuanya lebih maksimal,” ujar Yanuar.
Menurutnya, pelaksanaan HUT ke-81 RI di Kabupaten Sumenep secara umum berlangsung lancar, tertib dan khidmat. Sebanyak 75 anggota Paskibraka dinilai mampu menjalankan tugas dengan disiplin, percaya diri dan penuh tanggung jawab.
“Alhamdulillah, pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tahun 2026 berjalan lancar, sukses, dan sesuai harapan. Paskibraka telah menjalankan tugas dengan sangat baik,” katanya.
Berhasil di Lapangan, Tetap Dievaluasi
Keberhasilan Paskibraka dalam menjalankan tugas tidak membuat pemerintah daerah mengabaikan catatan yang muncul selama pelaksanaan. Seluruh kekurangan akan dihimpun untuk menjadi pijakan pembenahan.
“Nanti apa yang menjadi kekurangan pada pelaksanaan tahun ini akan diinventarisir. Kita evaluasi sebagai bahan untuk diperbaiki di tahun-tahun berikutnya,” tegas Yanuar.
Evaluasi tersebut juga mencakup paduan suara dan tari-tarian yang menjadi bagian dari rangkaian upacara. Pemkab Sumenep ingin seluruh unsur pendukung tampil lebih maksimal sehingga kualitas peringatan kemerdekaan tidak berhenti pada keberhasilan pengibaran bendera.
Bagi Pemkab Sumenep, Paskibraka memiliki makna lebih besar daripada sekadar pasukan yang bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera. Mereka merupakan representasi generasi muda yang ditempa melalui disiplin, latihan, kekompakan dan tanggung jawab.
“Kami memberikan apresiasi kepada 75 anggota Paskibraka Sumenep. Semoga pengalaman ini semakin memperkuat karakter, disiplin, nasionalisme, dan semangat mereka untuk terus mengabdi kepada bangsa dan daerah,” ungkapnya.
Honor Dipastikan, Pelatih hingga Danki Tak Luput
Di tengah evaluasi tersebut, Pemkab Sumenep juga memastikan kerja keras seluruh personel mendapatkan penghargaan dalam bentuk honor.
Tidak hanya 75 anggota Paskibraka, honor juga diberikan kepada pelatih, Danwal dan Danki yang terlibat dalam proses persiapan hingga pelaksanaan tugas.
“Untuk honor sudah kami anggarkan, jadi semua pasukan Paskibraka dapat honor. Semua, termasuk pelatih, Danwal maupun Danki, semuanya mendapatkan honor,” jelas Yanuar.
Para anggota Paskibraka sendiri sebelumnya telah dikukuhkan Bupati Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep sebelum menjalankan tugas dalam upacara HUT ke-81 RI.
Proses latihan yang panjang menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka saat berada di lapangan. Kekompakan dan ketepatan gerakan yang ditampilkan merupakan hasil dari pembinaan serta disiplin yang dibangun selama masa persiapan.
Kini, setelah tugas kenegaraan tersebut dituntaskan, perhatian Pemkab Sumenep beralih pada satu agenda penting: memastikan pelaksanaan Paskibraka tahun depan tidak sekadar mengulang seremoni, tetapi menghadirkan kualitas yang lebih baik.
“Lebih meriah” yang dimaksud pemerintah bukan hanya soal kemegahan. Di balik itu terdapat tuntutan agar persiapan, fasilitas, perlengkapan, penampilan dan seluruh rangkaian upacara benar-benar dipersiapkan secara matang.
Dengan demikian, sukses 75 Paskibraka Sumenep tahun ini tidak berhenti sebagai seremoni. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi cermin bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki kekurangan dan memastikan peringatan kemerdekaan berikutnya tampil lebih profesional, khidmat dan berkesan.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi











