Kick Off Hari Santri 2026 di Sumenep, Semangat Pesantren Didorong Berkontribusi untuk Masyarakat

- Penulis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr Achmad Fauzi Wongsojudo saat membuka Hari Santri 2026

Bupati Sumenep Dr Achmad Fauzi Wongsojudo saat membuka Hari Santri 2026

Kick Off Hari Santri 2026 di Sumenep, Semangat Pesantren Didorong Berkontribusi untuk Masyarakat

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Peringatan Hari Santri 2026 di Kabupaten Sumenep tidak hanya diawali dengan seremoni. PCNU Sumenep langsung mengaitkan momentum tersebut dengan penguatan kepedulian sosial dan penghormatan terhadap perjuangan para kiai, ulama, serta santri.

Rangkaian Hari Santri 2026 resmi dimulai melalui Kick Off Hari Santri di Aula Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Kamis (1/10/2026).

Mengusung tema “Santri Berdaya, Pesantren Maju, Indonesia Jaya”, kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya berbagai agenda Hari Santri yang akan berlangsung sepanjang Oktober.

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH. turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pemerintah daerah sekaligus memperlihatkan dukungan terhadap gerakan PCNU dalam menjadikan Hari Santri sebagai momentum yang memiliki dampak lebih luas bagi masyarakat.

Salah satunya ditandai dengan penyaluran bantuan kepada sejumlah anak yatim melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep.

Bagi pemerintah daerah, aksi tersebut menunjukkan bahwa peringatan Hari Santri dapat diterjemahkan ke dalam kepedulian nyata, terutama terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Fauzi mengapresiasi langkah PCNU Sumenep yang mengemas peringatan Hari Santri dengan rangkaian kegiatan selama satu bulan.

Menurutnya, Hari Santri bukan hanya momentum tahunan, tetapi kesempatan untuk kembali mengingat peran para kiai dan santri dalam perjalanan perjuangan bangsa.

“Hari Santri ini sangat penting untuk memperingati dan menghargai para syuhada dan kiai-kiai kita dalam memperjuangkan kemerdekaan,” kata Bupati Fauzi.

Ia mengatakan, nilai perjuangan tersebut perlu terus dirawat agar tidak berhenti sebagai catatan sejarah.

Terlebih, keberadaan pesantren dan santri dinilai memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial masyarakat Sumenep.

“Kami tentu sangat mengapresiasi acara yang dicanangkan. Rangkaian kegiatan selama satu bulan penuh ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan menghargai perjuangan para pendahulu kita,” ujarnya.

Fauzi juga berharap seluruh rangkaian Hari Santri memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan mampu memperkuat semangat generasi muda untuk meneruskan perjuangan para pendahulu.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan Hari Santri berjalan lancar dan memberikan manfaat. Semangat perjuangan para kiai dan santri harus terus kita jaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” pungkasnya.

Kick Off Hari Santri 2026 ditandai dengan peluncuran secara visual melalui layar digital. Prosesi tersebut dilakukan Pj Ketua PWNU Jawa Timur KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman atau Gus Firjaun, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Rais PCNU Sumenep KH A. Washil Hasyim, Ketua PCNU Sumenep KH Md. Widadi Rahim, serta Ketua Panitia Abdul Hadi.

Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran pengurus Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Sumenep, lembaga dan badan otonom NU, serta pengurus MWCNU se-Kabupaten Sumenep.

Setelah Kick Off, berbagai agenda Hari Santri 2026 akan digelar sepanjang Oktober. Rangkaian kegiatan tersebut diarahkan tidak hanya untuk memperingati sejarah perjuangan santri, tetapi juga memperkuat peran pesantren dan santri dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Dengan demikian, Hari Santri di Sumenep diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan simbolik, melainkan menjadi ruang untuk menerjemahkan nilai perjuangan, kepedulian, dan pengabdian santri ke dalam kehidupan masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Lapangan SD Menuju Sepak Bola Profesional, 23 Tim Ramaikan U-13 Sumenep
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Rawat Persatuan di Tengah Arus Digital
QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi
Warga Pulau Pagerungan Besar Diperkuat Hadapi Kebakaran, Gugus Tanggap Bencana Kembali Dilatih
Mimbar Demokrasi HIMPASS: Mengenang Sejarah, Menagih Keadilan untuk Kepulauan
Sembilan Raperda Disepakati, Bupati Sumenep Soroti Dampaknya bagi Pelayanan dan Kesejahteraan Warga
Gaji 9 Bulan Tak Dibayar, Dana Sudah Dicairkan Bendahara Desa Pagerungan Besar, DPMD Pastikan Pelanggaran
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru SDN Gugus 02 Kalianget Dibekali Literasi Informasi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Kick Off Hari Santri 2026 di Sumenep, Semangat Pesantren Didorong Berkontribusi untuk Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Dari Lapangan SD Menuju Sepak Bola Profesional, 23 Tim Ramaikan U-13 Sumenep

Rabu, 30 September 2026 - 13:19 WIB

QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi

Rabu, 30 September 2026 - 11:41 WIB

Warga Pulau Pagerungan Besar Diperkuat Hadapi Kebakaran, Gugus Tanggap Bencana Kembali Dilatih

Rabu, 30 September 2026 - 11:13 WIB

Mimbar Demokrasi HIMPASS: Mengenang Sejarah, Menagih Keadilan untuk Kepulauan

Berita Terbaru

Fausi As

Artikel

SURAT AI KEPADA PRESIDEN DAN MENHAN

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:18 WIB

Zulkarnain Alinanda

Opini

Pancasila di Tengah Bisingnya Ruang Publik

Kamis, 1 Okt 2026 - 11:38 WIB