Promosi Wisata Tak Cukup dari Panggung, Duta Wisata Se-Madura Raya Didorong Melek Digital

- Penulis

Minggu, 20 September 2026 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebersamaan Duta Wisata se Madura Raya saat berada di Sumenep

Kebersamaan Duta Wisata se Madura Raya saat berada di Sumenep

Promosi Wisata Tak Cukup dari Panggung, Duta Wisata Se-Madura Raya Didorong Melek Digital

LIMADETIK.COM, SUMENEP — Puluhan duta wisata se-Madura Raya berkumpul di Sumenep dalam agenda Temmo Kerong Se-Madura Raya, Sabtu (19/9/2026). Tak sekadar temu kangen, pertemuan yang digagas Paguyuban Kacong Cebbing (PKC) Sumenep ini menjadi momentum memperkuat jejaring sekaligus mendorong promosi destinasi wisata Madura melalui kekuatan digital.

Para duta wisata tidak hanya mengikuti forum diskusi dan bertukar pengalaman, tetapi juga diajak melihat langsung sejumlah ikon wisata dan budaya Sumenep, mulai dari Keraton Sumenep, Masjid Jamik, sentra batik hingga Bukit Tawap.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Arya Wiraraja, Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep yang mewakili Bupati Sumenep, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah, Kepala Bidang Pariwisata, Kepala Bidang Pemasaran, serta Kepala Bidang Kepemudaan.

Baca Juga  HMI Tunas Bangsa UMY Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di NTT

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Kepala Disbudporapar Sumenep menegaskan bahwa duta wisata harus mampu mengikuti perkembangan teknologi. Peran mereka dinilai tidak hanya sebagai representasi daerah, tetapi juga sebagai promotor yang aktif memperkenalkan destinasi melalui platform digital.

“Duta wisata ke depan harus cakap digital atau cakap teknologi agar mampu mempromosikan destinasi wisata di daerah masing-masing. Kalian adalah promotor pariwisata yang akan menjual keindahan daerah kalian masing-masing,” ujarnya.

Ia mendorong para duta wisata agar semakin aktif memanfaatkan media digital untuk memperluas jangkauan promosi destinasi.

Salah satu fasilitas yang dapat dimanfaatkan, kata dia, adalah aplikasi Virtual Tour milik Kabupaten Sumenep yang memungkinkan masyarakat mengenal sejumlah destinasi tanpa harus datang langsung ke lokasi.

Baca Juga  Gonjang Ganjing Honor Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Tak Cair, Mekanisme Pencairan Dana Dipersoalkan

“Harus sering-sering mempromosikan destinasi wisata. Seperti halnya di Sumenep, kita memiliki aplikasi Virtual Tour yang bisa menjadi salah satu media untuk mengenalkan destinasi wisata,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua PKC Sumenep Khairil Anwar, yang juga merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi di Madura, mengatakan Temmo Kerong sengaja dirancang bukan sekadar sebagai agenda pertemuan antarduta wisata.

Forum tersebut menjadi ruang untuk bertukar informasi, pengetahuan, pengalaman, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas daerah dalam mengembangkan dan mempromosikan potensi wisata Madura.

“Agenda ini adalah wadah untuk bertukar informasi, bertukar pengetahuan, dan bertukar pengalaman. Kita datang dari daerah yang memiliki potensi berbeda, sehingga penting untuk saling belajar dan berbagi,” kata Khairil.

Baca Juga  DPMPTSP Sumenep Buka Pendampingan LKPM, Pelaku Usaha Bisa Konsultasi Lewat WhatsApp

Menurutnya, kunjungan langsung ke sejumlah destinasi Sumenep menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Para duta wisata diharapkan tidak hanya memperoleh informasi dari forum, tetapi mengalami dan melihat sendiri kekayaan wisata serta budaya Sumenep.

“Kami ingin teman-teman duta wisata se-Madura Raya tidak hanya mendengar tentang Sumenep, tetapi juga melihat secara langsung. Harapannya, mereka bisa membawa cerita tentang Sumenep ke daerah masing-masing,” imbuhnya.

Melalui Temmo Kerong Se-Madura Raya, PKC Sumenep berharap jejaring antarduta wisata di Madura semakin kuat dan berkembang menjadi kolaborasi konkret untuk memperluas promosi destinasi, budaya, dan produk daerah.

Bagi Sumenep, forum tersebut sekaligus menjadi ruang memperkenalkan potensi wisata secara langsung kepada para duta yang nantinya dapat menjadi penghubung promosi Sumenep di berbagai daerah di Madura.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Desa di Giliraja Terjebak Jalan Rusak, AMG Ancam Demo Jika Pemkab Ingkar
Dua Warga Tertimpa Musibah Rumah Roboh, Ansor Karduluk Hadir Ringankan Beban
IPNU IPPNU Sumenep Buka Madrasah Multimedia, Cetak Santri Melek Digital dan Adaptif Teknologi
Hari Santri Jangan Cuma Jadi Seremoni! Pesan Tegas Pemkab Sumenep di DRT Gemar Bersholawat
Tumpah Ruah Warga di Banasare, DRT Gemar Bersholawat Bawa Berkah bagi UMKM
Sumenep Berusia 757 Tahun, Dirut BPRS Bhakti Sumekar Dorong Semangat Daerah Makin Mandiri
Budaya Sumenep Bukan Sekadar Warisan, Ketua DPRD: Harus Jadi Kekuatan Ekonomi dan Pariwisata
Bahasa Madura Warnai Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Singgung Pemerataan Pembangunan
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:16 WIB

Empat Desa di Giliraja Terjebak Jalan Rusak, AMG Ancam Demo Jika Pemkab Ingkar

Senin, 2 November 2026 - 21:29 WIB

IPNU IPPNU Sumenep Buka Madrasah Multimedia, Cetak Santri Melek Digital dan Adaptif Teknologi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Hari Santri Jangan Cuma Jadi Seremoni! Pesan Tegas Pemkab Sumenep di DRT Gemar Bersholawat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Tumpah Ruah Warga di Banasare, DRT Gemar Bersholawat Bawa Berkah bagi UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Sumenep Berusia 757 Tahun, Dirut BPRS Bhakti Sumekar Dorong Semangat Daerah Makin Mandiri

Berita Terbaru