
PAMEKASAN, LIMADETIK.COM – Mengatasi krisis air bersih yang melanda wilayah selatan Pamekasan, CV Ayunda Permata Sejahtera bergerak cepat menyalurkan bantuan 10 tangki air bersih pada hari pertama penyaluran dari total target program 50 tangki, Jumat (6/11/2026).
Bantuan air bersih layak konsumsi tersebut disalurkan langsung ke pemukiman warga serta fasilitas umum dan lembaga pendidikan di dua desa wilayah Kecamatan Pademawu, yakni Desa Jarin dan Desa Pagagan.
Untuk Dusun Kotalon Desa Jarin disalurkan sebanyak 2 tangki dan Dusun Sorok Atas Desa Pagagan 2 tangki. Selain itu, bantuan juga menjangkau Masjid Al Hikmah Dusun Kotalon, Pondok K. Muafi Dusun Kotalon, Lembaga MD K. Said Dusun Paninggin, Musholla Al Jufri K. Tammil, Yayasan Al Munawaroh, serta Musholla K. Syaifullah Dusun Kotalon.
Owner CV Ayunda Permata Sejahtera, H. Bambang Budianto menyampaikan, program bantuan air bersih ini merupakan komitmen nyata perusahaan untuk selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat, bukan sekadar program seremonial.
“Alhamdulillah, hari ini start 10 tangki dulu dari program 50 tangki air. Kita salurkan secara bertahap. Kalau memang di lapangan masih kurang dan terus dibutuhkan, kami siap menambah penyaluran,” kata Bos Ayunda, sapaan akrabnya.

H. Bambang menjelaskan, pemilihan Kecamatan Pademawu sebagai lokasi sasaran didasari fakta lapangan bahwa warga setempat mengalami kesulitan air bersih akibat ketiadaan sumber pengairan dan sungai aktif. Oleh sebab itu, air yang dibawa dipastikan merupakan air bersih berkualitas yang layak untuk minum, memasak, hingga kebutuhan ibadah.
Dalam pelaksanaannya, Ayunda Permata Sejahtera berkoordinasi langsung dengan pihak BPBD Pamekasan serta jajaran TNI dan Polri agar penyaluran tepat sasaran dan berjalan tertib.
“Untuk kegiatan sosial, Ayunda akan selalu bergerak cepat dan siap bergandengan tangan dengan TNI, Polri, serta BPBD. Kami juga mengimbau warga agar memanfaatkan air ini sebaik-baiknya dan tetap menjaga kebersamaan,” tegas H. Bambang.
Bantuan ini disambut haru oleh warga penerima manfaat. Kuswatun, warga Desa Jarin, mengaku desanya sudah lima bulan terakhir mengalami krisis air bersih.
“Terhitung sudah lima bulan kami kekurangan air bersih di Desa Jarin ini. Selama ini kesulitan karena tempat penampungan warga juga terbatas. Kami sangat terbantu dan mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Bambang dan Ayunda,” tutur Kuswatun seraya mendoakan kelancaran usaha H. Bambang Budianto.









